Piala Dunia 2026: Bagaimana Bola Trionda Adidas Membatalkan Keputusan Offside

Bola resmi Piala Dunia kini memiliki kesamaan dengan ponsel, jam tangan pintar, dan hampir semua teknologi modern lainnya: ia perlu diisi ulang dayanya.

Adidas Trionda, bola pertandingan yang dipakai di Piala Dunia 2026, bukan sekadar bola sepak empat panel berdesain merah, hijau, dan biru yang konon mewakili Amerika Serikat, Meksiko, serta Kanada. Bola ini juga adalah perangkat terhubung. Di dalamnya terdapat sensor gerak mini yang melacak pergerakannya ratusan kali per detik dan mengirim data ke ruang VAR secara real-time.


Tweet ini saat ini tidak tersedia. Mungkin sedang dimuat atau telah dihapus.

Mungkin terdengar aneh bagi olahraga berbasis kaki para pemain, rumput, fisik, dan naluri. Namun, saat Swedia mengalahkan Tunisia, bola ini membuktikan gunanya. Sensor internalnya membantu memutuskan apakah sebuah gol pecah rekor perlu disahkan.

Pada menit ke-84 kemenangan Swedia atas Tunia, ada Mattias Svanberg yang masuk sebagai pemain pengganti lalu langsung mencetak gol hanya 12 detik selepas turun lapangan. Kejadian itu menjadikannya pemain pengganti paling cepat sepanjang sejarah Piala Dunia yang mencetak gol sayangnya—awalnya gol tersebut menyebabkan offside.

This content appears truncated. Please <a rel=”info” asker for complete text or guidance how download

**Pembetulan pada teks di atas:**
– “memuat” (paragraf kedua) – seharusnya *sedang memuat*
– “Tunisia alah” (no.4 ) – penua tipot men#**t.**

MEMBACA  Bagaimana Ilia Malinin Mengubah Dunia Seluncur Indah Melalui Quadruple Axel

Tinggalkan komentar