Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak, dan Tim Pengawas Haji di Hambalang, Bogor, pada Rabu (17/6/2026). Foto: BPMI Setpres
JAKARTA – Ketua Tim Pengawas Haji DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto ingin agar waktu tunggu keberangkatan haji bisa dipendekin. Menurutnya, Presiden sangat perhatian dengan masalah lamanya antrean haji yang ada saat ini.
Cucun menambahkan, Presiden meminta Kementerian Haji untuk mencari berbagai cara supaya masa tunggu keberangkatan haji bisa lebih singkat.
Baca juga: Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
"Concern beliau yang kami sangat apresiasi adalah, gimana caranya antrean yang tadinya hampir 35 sampai 40 tahun, melalui kerja para pembantu Bapak Presiden, Pak Menteri Haji dan Wamen, sudah berhasil ditekan jadi 26 tahun," kata Cucun di Hambalang, Bogor, Rabu (17/6/2026).
"Bahkan, beliau bilang tadi, kalau bisa tolong lebih cepat lagi. Apa pun skemanya, asal antrenya nggak panjang," sambungnya.
Selain itu, Cucun juga melapor ke Prabowo soal mekanisme keberangkatan haji. Dia bilang, pihak Imigrasi di Indonesia sudah mampu mencegah keberangkatan jamaah yang illegal.