Oleh Manya Saini
15 Juni (Reuters) – SpaceX bilang hari Senin bahwa underwriter mereka udah pake opsi “greenshoe” buat beli saham tambahan, jadi total dana dari penawaran perdana naik jadi 85,7 milyar dolar dari 75 milyar dolar yang mereka dapet minggu kemarin.
Perusahaan roket, AI, dan internet milik Elon Musk ini jual 555,56 juta saham dengan harga 135 dolar per saham dan dapat rekor 75 milyar dolar. IPO ini jadi yang terbesar dalam sejarah malah sebelum opsi greenshoe dipake.
“Greenshoe” itu fitur standar di kebanyakan daftar saham AS, berfungsi sebagai katup pengaman. Ini bantu underwriter dukung harga saham dan cegah perubahan harga yang terlalu besar di minggu-minggu setelah perdagangan mulai, gara-gara permintaan yang kuat.
Saham SpaceX naik 19% setelah debut spektakuler di Nasdaq hari Jumat.
Reuters lapor minggu lalu, dari sumber anonim, kalo IPO ini dapet pesanan investor lebih dari 250 milyar dolar, jauh di atas target perusahaan. IPO ini kelebihan permintaan sekitar tiga setengah sampe empat kali lipat, yang nunjukin betapa besarnya minat investor.
Debut ini, yang analis sebut sebagai “Goldilocks” masuk pasar saham, pas banget dikarenakan ngasih investor untung besar di hari pertama, tapi juga hindari kesan kalo perusahaan ninggalin duit di meja gara-gara harga jual terlalu murah.
Sahamnya naik lagi 7% di awal perdagangan hari Senin. Ini nambah keuntungan besar dari debut bersejarah hari Jumat, yang ngerek naik nilai pasar perusahaan di atas 2 triliun dolar dan bikin Musk jadi triliuner pertama di dunia.
Biasanya, underwriter pake opsi greenshoe ketika harga saham udah naik di atas harga IPO. SpaceX bilang, underwriter mereka beli 83,3 juta saham tambahan lewat opsi ini.
Opsi greenshoe biasanya dipake dalam IPO yang punya pamintaan luar biasa dari investor biasa dan investor besar di Wall Street.
“Permintaan jauh lebih banyak dari penawaran awal.” Investor retail antusias, tapi beberapa dana besar kirim pesenan gede, jadi underwriter mau pake kelebihan saham buat penuhi posisi besar ini,” kata Brian Jacobsen, ahli ekonomi strategis di Annex Wealth Management.
Kesepakatan ini pecahin rekor IPO dan jadi ujian awal selera mvestor buat daftar saham-saham raksasa baru. Kabarnya, raksasa AI kayak Anthropic dan OpenAI juga bakalan masuk pasar publik tahun ini.
Goldman Sachs dan Morgan Stanley jadi underwriter utama penawaran ini.
(Laporan oleh Manya Saini di Bengaluru; Disunting oleh Shinjini Ganguli)
&&/Not this text” isn’t allowed