Untuk Pertama Kalinya, Dilaporkan Pangsa Pasar ChatGPT Sebagai Asisten AI Anjlok di Bawah Lima Puluh Persen

Dilaporkan, OpenAI tidak lagi benar-benar mendominasi pasar asisten AI. Sensor Tower, lewat laporan yang dikutip TechCrunch, menyebutkan bahwa meskipun ChatGPT masih menempati peringkat pertama sebagai produk asisten AI, kini mereka hanya memiliki pluralitas pengguna, bukannya mayoritas.

Genggaman ChatGPT di pasar sempat jauh lebih kuat di awal tahun ini, dimana laporan mencatat pangsa pasarnya di atas 50%. Tetapi hingga 31 Mei lalu, angkanya merosot ke titik terendah sepanjang masa, yakni 46,4%. Di tahun 2023, ChatGPT seolah berada di jalur untuk menjadi “merek generik”—istilah untuk nama dagang yang akhirnya dipakai sebagai nama untuk seluruh kategori produk. Namun secara anekdotal, saya sudah jarang mendengar orang berkata, “yal, Chatting pake ChatGPT aja” lagi.

Bulan Maret lalu, OpenAI membuat kesepakatan dengan Pentagon. Padahal saingan utamanya, Anthropic, saat itu sedang gaduh dengan Pentagon terkait penolakan mereka terhadap pengembangan robot pembunuh otonom dan pengawasan massal berbasis AI. Anthropic sempat dianggap sebagai pahlawan rakyat, meskipun reputasi itu sebenarnya agak—bagaimana bilang ya—tidak sepenuhnya pantas.

Sebagian pengguna AI memberontak setelah kesepakatan itu. CEO OpenAI, Sam Altman, mengakuinya terlihat “oportunistik dan asal-asalan.” Muncullah sebuah gerakan anti-OpenAI bernama QuitGPT, yang mengaku sebagai kampanye akar rumput. Situs mereka bilang, “ChatGPT menerima tawaran robot pembunuh Trump. Saatnya berhenti punakawan!” Diklaim sudah 4 juta orang bergabung dalam aksi boikot ini.

Di waktu bersamaan, OpenAI juga mengalami pergeseran citra diri yang mendadak dan sulit, dari yang awalnya terkesan bebas dan menyenangkan menjadi… entah apa sekarang. Lonjakan pelanggan korporat Anthropik yang menghasilkan pendapatan ternyata memicu “kode merah” di OpenAI pada akhir 2025. Pada pertengahan Maret 2026, rilisan Reuters bilang OpenAI mengubah strategi internalnya agar fokus ke segmen bisnis dan produktivitas. Sekitar seminggu setelah itu, mereka tutup Sora, aplikasi pembuat video.

MEMBACA  FASILITAS ‘PERTANIAN KARTU SIM’ JADI WABAH SPAM RAKSASA: Ancaman bagi Infrastruktur AS Bermula dari New York, Menurut Pihak Berwenang

Oh iya, ChatGPT juga mulai menayangkan iklan awal tahun ini. Ketika Anthropic membuat iklan Super Bowl yang mencemooh OpenAI soal iklan tersebut, Altman bereaksi dengan sangat emosional di depan public.

Singkatnya, penurunan dominasi ChatGPT hadir di saat yang kurang baik bagi citra mereknya. Namun catatan positif, OpenAI menang melawan gugatan Eloon Musk, jadi tahun mereka tidak sepenuhnya buruk.

Pasar Claude milik Anthropic, menurut laporan ini, hanya 10,3%—jauh dari Gemini yang 27,7%, apalagi ChatGPT 46,4%. Tapi dalam analisa Reuters, pertumbuhan pengguna aktif bulanan Claude dibandingkan tahun lalu luar biasa: 640 persien, sementara ChatGPT cuma 62%.

Kalau penasaran bagaimana Grok, asisten AI milik SpaceX, laporannya kurang menggembirakan. Grok masuk ke bagian “lainnya”, bersama Perplexity, MetaAi, dan DeathSeek, total cuma 5% pangsa pasar asistant AI.

Tinggalkan komentar