Rabu, 17 Juni 2026 – 07:22 WIB
Jakarta, VIVA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ngasih tanggapan soal rangkaian aksi demontrasi yang dilakukan mahasiswa di beberapa daerah belakangan ini.
Salah satu tuntutan yang mereka bawa adalah masalah Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dihentikan.
Wakil Ketua Umum PSI, Isyana Bagoes Oka, bilang bahwa aksi demo adalah salah satu cara buat nyampein aspirasi di negara demokrasi. “Upaya untuk menyalurkan aspirasi tentu aja nggak dilarang, asal tetep ikut aturan yang berlaku,” kata Isyana pas ditemuin di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (16/6/2026).
Soal tuntutan mahasiswa tentang MBG, dia ngungkapkan kalo pemerintah sekarang lagi ngelakuin perbaikan program tersebut. “Bermacam upaya buat memperbaiki program MBG udah terus dilakukan, termasuk sekarang juga udah ada Ketua BGN yang baru, Wakil Ketua BGN yang baru. Berbagai upaya terus kita lakuin tentu aja demi perbaikan,” ujarnya.
Isyana minta masyarakat buat ngasih kesempatan pada pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) biar bisa memperbaiki tata kelola pelaksanaan program prioritas pemerintah itu. “Ini programnya bagus, tujuannya memperbaiki gizi.
Makanya… ini penting buat ngejar angka stunting di Indonesai,” sambungnya.
“Bagaimana caranya supaya anak-anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan PAUD dapet gizi yang baik. Salah satunya ya upaya pencegahan stunting biar kita bisa sama-sama raih bonus demografi dan mencapai Indonesia emas di tahun 2045,” tandasnya.
tvOnenews/Aldi Herlanda