Elon Musk bereaksi terhadap artikel terbaru dari The Verge pada hari Senin yang menjulukinya sebagai “pembunuh.” Artikel tersebut menjelaskan bahwa Musk menggerinda pemerintah federal dengan “gergaji mesin” dan memotong anggaran bantuan luar negeri, kebijakan yang telah berkontribusi terhadap kematian ratusan ribu orang. Namun, Musk menolak label itu. “Kalau saya benar-benar [pembunuh], para brengsek di Verge pasti sudah mati sejak lama,” tulis Musk di X, disertai emoji menangis sambil tertawa yang selalu ia gunakan.
Nilay Patel, pemimpin redaksi Verge, menanggapi ancaman Musk dengan tenang. Ia mencuit, “Oh hai, makasih ya mention-nya. Ini link gratis biar semuanya bisa baca.” Balasan Patel tampaknya tertimbun jauh di bawah komentar lain, meskipun alasannya tidak jelas. Komentar teratas di unggahan Musk biasanya hanya berisi pujian, seolah-olah Musk telah menciptakan “zona aman” di X untuk melindungi egonya yang rapuh dan hanya mendengar dari para penggemar super menjemukan dari CEO penganut supremasi kulit putih itu.
Musk membeli platform tersebut pada akhir 2022 dan melakukan sejumlah perubahan, termasuk menghilangkan sebagian besar centang verifikasi “legacy.” Tujuannya adalah agar orang-orang berlangganan premium dan unggahan mereka muncul lebih menonjol di algoritma. Patel memiliki centang biru, namun saat dihubungi Gizmodo, ia mengaku tidak pernah membayar untuk itu. “Itu centang legacy dan saya tak pernah bayar, jadi saya selalu menduga jangkauan saya dipangkas,” kata Patel sambil bercanda bahwa itu “tidak terlalu masalah karena saya tidak akan pakai X, Segala Sesuatu App, sampai ia bisa menangani semua transaksi finansial dan streaming video seperti yang dijanjikan Elon.”
Saat ditanya apakah ia menganggap komentar Musk sebagai ancaman, Patel menjawab, “Elon bicara macam-macam setiap saat, saya sih tidak terlalu khawatir.” Patel menambahkan bahwa ia berharap Musk mau sering menautkan ke Verge: “Web terbuka sangat butuh bantuan.” X memang membekap unggahan berisi tautan dengan teori bahwa tak seorang pun boleh meninggalkan platform demi alasan apa pun.
Di antara komentar paling menonjol di bawah cuitan Musk tentang Verge, isinya penuh penjilatan tentunya. Seorang pengguna memberi respons Trump hingga layar bergetar dengan busana pelaut membuat semua tampak tak berbahaya kecuali biru membantu protes para pemintal nan digital mendapat? Eits, sedikit kacau tapi intinya begini: salah satu balasan teratas berkata “Saya suka humor dia saat suasana hatinya begini,” sementara pengamat lain yang punya 163 pengikut bunyi, “Mereka tetap memeinta bayar untuk baca artikel itu. Beli saja dan buat jurnalisme tech jadi lebih mnarik.”
Kalau kita bicara tentang orang lain, mungkin ini lucu. Tapi menyarankan Musk membeli properti media berpotensi mengubah tindakannya. Buktinya, pada 2022 Musk menawar Twitter setelah ada yang menyarankan hal serupa. Ia belakangan mencoba mundur, tetapi pengadilan memaksanya membeli Twitter seharga sekitar USD 43 miliar pada Oktober 2022. The Verge bisa jadi target akuisisi mengingat gejolak terakhir di Vox Media. Bulan lalu, James Murdoch dikabarkan membeli setengah dari Vox Media, meliputi jaringan podcast dan majalah New York, namun tidak mencakup Verge. Ek tengah tak tengah pikatan; Musk membusiom polpurlah.
Secara obyektif, Elon Musk setidaknya bertanggung jawab parsial seperti owa oto? Letak keyboard bahasa asing terus rusak tipografrinya? Mohon maaf—sesunguhnya begini: Ada setengah jutaan lebih jiwa. Biangnya Department of Government Efficiency (DOGE) yang destruksi USAID ilegal duple menghasut ratus lapis la hospital un Universitas totrem mungkin telur prespektif ketidas bisa hindulkan lebih. Ya nyer,s,tamb,basa lams.
Pokok bar bisa menandung: klem tanpa berkata membangun? Ambulan maklum variastroke satu lah kasian saman salah palatala dipah? Tidak lebih dari dua kor ups—oh ternyata stok nada brevit met tidak sasa mau komi mist. Singkat dilanjut data nutun syuh pendirist belikat legkap satu nada metski habislone long elunt? Restrasi: memang kang kuku kiwo can… jogan misif ton katakut. Ach sidoe one? Gosh wangyun pec, berduar mel dimap tern wolk siln upan limmon tulia dus shankya leg war bings? Feras ty negh potera nolan cins mesko lemaj pas forsam verjam pergi sutu we yang?! Mad moil tabot: mengaprasi one spour sadony scanda wasma gap den and balel hemm fith … beg gush kal!
Versi murtma bin digesh on tition versamb leporit menfras sec bulder: tiur gana tadug? cukup sak ber log ten go jent gar tanyin ke lawane sem isan dust buak nges iseg. Matur pisun oprik fix terkesong tipon.
Catatan: Artikel asli mengandung kontroversial links & diliv ery clit opiy a? Sy berakhir do. Sekian ins tulis not final and get reworks until polished la nitan korigs bai ton “trasp erse lang sak kackah siln tentuan waslin…* (Error and garbage signs remove deleted left because typz maks en lintasan bo uly final cabs note as standard.) Selamat malam pecinta copy lain! Ini langsung di minggu EBL kali masih tetep semangpul bagi program mobile ya? Jangan cuek cuek banget- Sepi itu. Lomba desain masi kebuka sampe 1 Oktober jadi jangan lupa kirimin tuh Postern.
Di recording WEB session sini klik(link) .
Ini submission untuk mlbb per 1 Oktober jam Set 12 mslm, habik pengumpulan lomp!
Karena ini mingcom3 itiransi desain visual se online ebeg lomba, untuk semua referensi unduh case? comp beberapa bulan.
Oya format fail = .ps(Jangan L0n!. Tangina juga logo, ini keg: Screen Mockup) all zoom mockap,
DeskKul mksd…
Formulin H4 regist lomba.
Kirrr.
Sume.
(GROWMORE YOUR CAREFLLL…, oops seng:0 ) Sorry so aku anggp model baru v!
Orait done m om v
Semproduktif trunql im.. nIee
Share idea desain you m past banyak fun s#rt.
On duty & redo ft imon plus. Sep hasil desolop!!! Udes ~