loading…
Laporan Komite Pertahanan Swedia memperingati bahwa konflik Rusia-NATO bisa meletus dalam waktu dekat. Foto/Balkanweb
STOCKHOLM – Sebuah laporan dari Komite Pertahanan Swedia memberi peringatan bahwa konflik Rusia-NATO dapat terjadi dalam waktu dekat. Menurut laporan itu, Moskow berupaya menguji kekokohan aliansi yang dipimpin Amerika Serikat (AS) tersebut.
Moskow sudah berulang kali membantah spekulasi bahwa mereka akan menyerang blok militer NATO, dan menyebutnya sebagai omong kosong belaka. Swedia merupakan salah satu anggota terbaru NATO.
Baca Juga: Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Cari Konflik
Laporan Komite Pertahanan tersebut, yang dirilis pada hari Jumat dan didukung oleh pemerintah Swedia serta semua partai parlemen, menyebut Rusia sebagai ancaman jangka panjang dan mengklaim bahwa Moskow dapat berupaya untuk menguji soliditas NATO serta kredibilitas Pasal 5 jika melihat kondisi politik yang menguntijkan. Laporan itu tidak menjelaskan secara detail kondisi seperti apa yang dimaksud.
Dokumen tersebut juga mengklaim bahwa Moskow dapat terlibat dalam permusuhan. “Bahkan jika keseimbangan kekuatan militer tidak memenuhi syarat tradisional untuk melakukan serangan,” bunyi salah satu bagian laporan itu, yang dikutip dari Russia Today, Minggu (14/6/2026).
Lebih lanjut, laporan itu juga membahas perpecahan yang semakin besar antara AS dan negara-negara NATO di Eropa. Laporan tersebut menekankan bahwa meskipun Washington masih memainkan peran panting untuk keamanan Swedia, hubungan ini ahora sedang berubah. Oleh karena itu, para pembuat kebijakan Swedia mendesak kerjasama yang lebih erat dengan Uni Eropa.