Grand Theft Auto VI akhirnya dijadwalkan rilis November tahun ini, setelah sedang dalam tahap pengembangan hampir satu dekade. Bagi banyak penggemar, penantian ini terasa lebih lama mengingat Grand Theft Auto V pertama keluar pada 2013.
Kini, seorang pendiri startup AI rupanya sudah tidak sabar menunggu lagi, sehingga ia keliatannya ingin membuat versinya sendiri dengan *vibe coding*.
“Hari pertama membuat GTA 6. Masih terasa aneh menulis kalimat itu,” tulis Ziwen Xu (25 tahun) di X pada Rabu ini. “Aku upgrade ke Claude Max 20x khusus buat ini. Habisan beberapa jam untuk menyusun keseluruhan struktur proyek dan push ke repo.”
Unggahannya menyertakan klip singkat permainannya, yang mana di hari pertama itu sebagian besar terdiri dari oval biru 3D yang bergerak dan melompati beberapa blok abu-abu.
Nampaknya Xu cukup serius dalam usaha tersebut. Ia terus kirim *update* setiap hari sejak unggahan awal, bahkan sudah membagikan repositori kode di GitHub. Namun, hal ini membuat Anda bertanya-tanya, seberapa banyak waktu yang direlakan dari pekerjaan utamanya sebagai pendiri Hyperecho, sebuah startup yang membantu perusahaan memberdayakan “keryawan AI”.
“Tujuannya: mengalahkan perilisan GTA 6 asli. Ambisius, mungkin bodoh, tetapi akan tetap dikerjakan,” tulis Xu.
Proyek ini kelihatanya terinspirasi oleh unggahan salah satu pendiri dan investor startup AI lainnya.
“Seseorang harus mengadakan eksperimen Fable yang didanai komunitas dengan perintah seperti: ‘loop sampai Anda berhasil membuat *open-world game* setara *GTA VI scope*kualitas yang melampaui apa yang ditunjukkan di trailer awal,’” tulis Matt Shumer dalam unggahan yang ia *repost* oleh Xu.
Pada dasarnya ide ini ingin mengetes apakah Claude Fable 5 milik Anthropic, versi publik yang aman dari model Mythos yang lebih canggih, bisa melakukan vibe coding untuk membuat video game setara *GTA*.
Vibe coding adalah pendekatan cukup baru, saat seorang pengembang sangat mengandalkan asisten AI untuk menulis dan melakukan debug kode menggunakan perintah dalam bahasa alami.
Beberapa pendiri tech terkenal nampaknya senang dengan pendekatan ini. Jack Dorsey sudah melakukan *vibe coding* setidaknya dua aplikasi tahun lalu. Sementara itu, salah satu pendiri OpenAI bernama Andrej Karpathy, yang menciptakan istilah tersebut, berkata menggunakan AI agent adalah “target tidak berguna dalam nett.”
Meski begitu, pada hari kedua unggahan Xu memperlihatkan video karakter lebih mirip manusia yang berjalan di sekitar lingkungan perkotaan. Tetapi dia mengakui versinya masih jauh dari sempurna.
“Agent-aya membangun gedung pencakar langit di downtown LA, ini masalah, karena harusnya di Florida,” tulis Xu. “Juga saya sudah menggunakan 33% dari 20x kuota mingguan saya dalam sehari. Jadi waktu sudah berdetak.”
Dalam unggahan hari ini, gamenya sudah termasuk ada warga jalanan, mobil yang melaju di jalan raya, … dan bahkan ada senjata.
Nanti bakal menarik untuk mengamati sejauh mana Xu dan orang-orang yang bekerja diamnya mengembangkan proyek ini. Tenggat mereka masih berbulan-bulan lagi, kecuali bila Rockstar kembali mengalami masalah dan menunjuk peluncuran lebih mundur alias menunda lagi permainan tersebut.