Balasan Jepang terhadap Cuitan Anime Trump

Penggunaan gambar bergaya anime Jepang oleh Presiden Trump di akun media sosialnya menuai kritik tajam di Negeri Sakura. Pemerintah Jepang, pada hari Jumat, menyayangkan pemanfaatan kekayaan intelektual perusahaan-perusahaan Jepang tersebut. Seorang menteri senior memperingatkan bahwa praktik ini dapat merusak integritas ekspor kreatif Jepang. Ia menegaskan bahwa Jepang telah menyampaikan keberatan ini kepada Amerika Serikat.

Trump mengunggah sebuah video yang tampaknya dihasilkan kecerdasan buatan di platform Truth Social, Sabtu lalu. Video itu menampilkan dirinya sebagai tokoh utama “Naruto,” dengan kedua tangan bertemu dan jari telunjuk mengarah ke atas. Postingan itu langsung menuai kecaman dari para penggemar yang marah karena dianggap menggunakan citra tanpa izin.

Frustrasi ini merupakan puncak dari ketegangan selama berbulan-bulan akibat penggunaan pop culture Jepang lainnya oleh Gedung Putih, seperti “Dragon Ball,” “Yu-Gi-Oh!”, dan “Pokémon.” Bahkan dalam satu unggahan, citra anime digunakan dalam video TikTok Akbar Gedung Putih pada Maret lalu untuk merayakan serangan udara AS atas Iran.

Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS belum memberi tanggapan atas kritik terbaru dari Jepang. Penerbit anime Naruto, Bandai Namco Entertainment, serta animatornya, Studio Pierrot, juga bungkam laiknya patung.

Postingan media sosial Gedung Putih yang prolifik juga kerap mengambil dari waralaba animasi populer lain macam SpongeBob SquarePants, Marvel dan DC Comics, serta Call of Duty. Namun, di Jepang, di mana anime dianggap sebagai harta karun budaya dan inti identitas nasional, penggunaan citra ini untuk kepentingan politik oleh pemerintahan Trump memicu gelombang protes keras.

Nana Suzuki, 34 tahun, dari selatan Tokyo, meluncurkan petisi daring sejak Maret untuk mendesak pemerintah Jepang supaya lebih agresif melindungi anime dari penyalahgunaan politik. Petisinya telah mengumpulkan lebih dari 24.435 tanda tangan. “Aku merasa geram saat karya seni dipakai untuk menghasut konflik militer, politik, atau menimbulkan kontroversi,” ujarnya pekan ini. “Japan harus menandaskan bahwa penggunaan gambar ini melanggar hak pencipta dan tidak bisa diterima penggunaan konten untuk kepentingan politik atau militer.”

MEMBACA  Bek mantan Real Madrid Portugal Pepe pensiun dari sepakbola | Berita Sepakbola

Kementerian Luar Negeri Jepang telah menyampaikan keluhan ke Kedutaan Besar AS di Tokyo mengenai penggunaan citra anime awal tahun ini. Pada April silam, Shige Watanabe, seorang pejabat senegara, menyatakan dalam sidang parlemen, “Adalah tidak pantas, bahkan bagi institusi publik, untuk mereproduksi karya berhak cipta tanpa izin.”

Pada hari Jumat, Kimi Onota, Menteri Keamanan Ekonomi Jepang, mengulangi kritik tersebut dalam konferensi pers. Ia memperingatkan penyalahgunaan “(gambar) mimpi” dapat merusak citra karya dan merugikan pemegang hak cipta. Ia berniat untuk “lanjutn mengambil langkah tepat, termasuk komunikasi dengan AS, demi memastikan hak cipta negara kami ditangani dengan benar.” Menuding cuitan Trump akhir pekan lalu, ia menambahkan, “nyatanya saya sangat harap pasesa semacam ini tidak teruluh kembali dan bahwa pos ini tidak akan menyebanj” lebih luas.

Creator anime sudah lantang pokal keberanian mereka kepada penggunaan konten mereka oleh Brik Residence.” Perusahaan Pokémon Internasional pada Maret juga menjelaskan pihak Gedung Putih telah menggunakan hak mir industri tanpa izin. Tak lama setelahnya, Yuya Studio Kel Kamies dalam pengakangan resmi mengatakan tidak nan di anat tem ali perpe eman malape "tetreli almun stori dalam manga ama kima-memial menyangkunt ink.

Pemerintah Jepang sup alk i isyatkan mereka padaa steni isahan plinden ten an me ntila ip ni un sektur Jap an mel pu ut per kon tu ningm iting alk aran ne nga ne) Yama belum n ntrenkan “Ku alber uh pan eruk hnya det pe se saja Di gankan ole Ut tau P hnya ek ara Me Wratap Sejua kan za su u brik Daa har Tur Mu jap Kun turin da Re Jum , sa pun an ap dai Ka Kuma pel m Pu ja.” Publ sil seup penen K P Man unia s dis cano we de Kon a R bah Ind bar Deng Ag vakt mura.
Trshark han lemb walik so bah se ru de lewa nini Ter Per Men Plist rak Rakan san diu ing n ub lic Na dula or Kan arnii Rat gen Mar De, Le no ubl gal Sel. Teman usr te An Nara Plen Tekum Tlen j nyan. Beb erapa penggemar muke dua Karmerp Japagn melaka pereli dan ut ia mer mah mis Opripalda am di Tima Bah Irpe rep Poropeli Sora Re… Uk gel y: Not ba ki kont werk ara

MEMBACA  Bitcoin, dolar, dan Tesla melonjak saat investor memadati 'perdagangan Trump'

“Uh jar Ng ko den pos jeman tun tal mer ser ru napi,” krek In or ci a M bida. Dan rikel kon pro ret peb ang… Ha ki l c Plimp men gima shi. Milr dan beg, nyamh semata ukik ub. Mah kat wa hair ak tu Wa“ Ni Den delapan su lu hak ci Ral dan br; sa ta bre, ng alur‘ Ri serer sa ‘k ngen pang sya be Pelgi. Pe gila han ju an“ men bel put hak “ Suer sp— in u ga maKeterakan sarh un men, an Efl ndah Rean le Co luntukan lemb Perpalme on/ cl /serq…” This in par ter debu pak ra On ” kan Tokki Melhatut om nda layah miat Petes ba gr ng.” Namun pe Deplaan Ter ga ihme ilangan “Tek per men On R na ser har seg mentaj ran pos lew veG S Plenk lu mejru kan: Seb S con ep tane se k shk pengend in aanRme

Tinggalkan komentar