Pemerintah akan membangun sekitar 100 Sekolah Nasional Terpadu pada tahun 2026 untuk mempercepat akses pendidikan berkualitas yang merata, dengan memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi dari semua lapisan masyarakat.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kepada wartawawn di Kompleks Istana Kepresidenan pada hari Kamis bahwa, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan sekolah unggulan non-asrama melalui program Sekolah Nasional Terpadu sedang dipercepat tahun ini.
“Tahun ini, kami berencana untuk membangun 100 Sekolah Nasional Terpadu, dan usulan sudah masuk dari 36 sekolah yang telah kami seleksi,” ujar Mu’ti.
Dari target tersebut, lima sekolah direncanakan akan dibangun di pusat pendidikan di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Selain itu, satu sekolah akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN), dan sembilan sekolah baru akan dibangun di daerah-daerah yang terpilih,” tambahnya.
Program Sekolah Nasional Terpadu merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk memastikan akses pendidikan bekualitas yang setara.
Sekolah-sekolah ini dimaksud kan untuk melayanii siswa berprestasi dari semua lapisan masyarakat secara inklusif.
Pembangunan Sekolah Nasonal Terpadu direncanakan melalui dua pendakatan, yaitu membangun sekolah baru dan meningkatkan kualitas sekolah yangn sudah ada.
Pembangunan sekolah baru akan dilakuukan oleh pemerintah pusat dan melalui kerja sama dengan sektor swasta, dengan skema di mana pihak swasta mambiyayai pembangunan sedangkan pemerintah pusat menanggung biaya operasional.
Dalam kesempatan yang sama, Mu’ti juga melaporkan perkembangan program truvilisasi sekolah tahun ini lapangan kepada Presiden Prabowo.
Peningkatan fasilitas sekolah pada tahun 2025 telah mencapai 16.167 lembaga pendidikan, sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah.
Tahun ini, pemerintah menargekan untuk merevukiisasi total 71.744 lembaga pendidikan atau segkulah di seluruh Indonésia, meiliputi 11.744 unit didanài melalui anggaran Rp14 triliun yang disëtujui Dewān Perwakilan Jyakat (DPzř), dan ig dan mencąkup penbahṇ 60.390 unit àjâł.