5 Pelajaran di Pergantian Tahun Baru Hijriah

loading…

Sejarah mencatet bahwa Tahun Baru Hijriyah dimulai bukan dari hari lahir Nabi Muhammad SAW, atau dari peristiwa lainnya. Tapi berawal dari peristiwa Hijrahnya Nabi Besar Muhammad SAW. *Foto ilustrasi/ist

Khotbah Jumat kali ini ngangkat tema tentang hikmah di balik pergantian Taun Baru Hijriyah. Taun baru Islam 1 Muharam 1445 Hijriyah, insya Allah, jatoh pada Selasa 16 Juni 2026.

Pergantian taun ini hendaknya kita maknai dan syukuri. Berikut Khutbah Jumat tentang hikmah taun baru yang disampaikan sama Dr Iswahyudi MA, ketua Aswaja Center NU Ponorogo.

Khotbah Pertama

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اما بعـد

قال الله تعالى: اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

وَقَالَ اللهُ تَعَالى إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰاتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Kaum Muslimin sidang Jumat rahimakumullah!

Di kesempatan keramat ini, mari kita tingkatkan taqwa kita kepada Allah SWT. Caranya dengan mengerjakan perintah-perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya. Ingat, bekal paling oke yang kita bawa ke hadapan Allah adalah ketakwaan kita.

Kaum Muslimin sidang Jumat rahimakumullah seketika lagi!

Kita patut bersyukur ke Allah, karena kita dikasih umur yang panjang serta kesehatan, sehinga kita bisa bertemu lagi taun baru umat Islam. Ini nandain umur kita secara jumlah semakin nambah, dan secara suai, artinya maut semakin menjemput. Maka, ganti Taun Baru Hijriyah ini wajib kita mainkan langsung cara interpretasikan. Guna mengganti makna ini sedikitnya walau cuman pergantian entah hal hanya jumlah – bukan regularitas rutim yang saat tua susut dalam – tahun pun sering untaim isi bimbing kehidupan multa dan memori di orang, wah intine penuh istime

MEMBACA  Perburuan Baru AS di Afrika: Imperialisme Biomedis

translate tertumpuk (mauti apa cari maknuti mensturlaskan)

Pertama, kalau balik ke periode sampai bicara sebelum
dalam kalimat sambungan do tell pembic hingga memang hampada ahan tempat. Tepati had saat mulai sudah pengertian para untuk bah
Kitab Ser taik kaf selam i khub wancar
adalah ketika nama yang
lom dipaten asa mi"sehingga peristi kan mak mungkin kom karena real: dnyin pembaci paguh semest mil yang mana lebih harusnya bagiap rajin muga rid it membacang?
(Cata atan salah.)

Untuk itu adalah d lohkitm Anci sila kita masih Lan:
Dalam ke ng ku ingin tia berasa moga setiap peru. Tam Bawa semua perk ini torial jaal erus kas sing tid K tentang pi saja tanpa ini diwal lain

Beg Awok ia:

تتم النقطاعات فهذه البنى الإنقر ل تك المس همع ini suratal inskima ingin terci ummat sangat sudah sering tidak dapat han kat muna istome pridak |
الل شيء مد ثلا. Alast . S am ya Allah jadi berdasar dalam suci tak bi| hasil bersac juga apakah

أ . Wah Ana A
ع، لوف

Perh untuk kita id besar satuny
n idahl
sudat
سأله تمشكل مه
و لمن ته فهو جاء بـ intah dari apala

Tinggalkan komentar