Inflasi Kembali Menggila Secara Global, Gaya 2022. Perang Iran Baru Separuh Masalah.

Sejak pandemi, bayangan inflasi di atas 2% selalu ganggu ekonomi. Tapi pas kita kira The Fed udah berhasil keluar dari kenaikan suku bunga yang tidak populer, perang sama Iran malah bikin mereka kembali ke masalah yang sama.

Kamis lalu, Bureau of Labor Statistics ngasih laporan kalo harga produsen naik 6,5% dalam setahun terakhir, ini lompatan tahunan tertinggi sejak November 2022. Sehari sebelumnya, harga konsumen juga ada di 4,2%, yang terpanas sejak 2023. Kedua nya disebabkan sama melonjaknya biaya energi karena Selat Hormuz masih ditutup.

BLS juga ngelaporin kalo bensin grosir melonjak lebih dari 23% dalam sebulan, yang bikin naik semua yang pake bahan bakar: bahan bakar jet, angkutan barang, truk, dan solar. Bahan pertanian secara keseluruhan naik 14% cuma di bulan Mei.

Indeks harga produsen “inti,” yang gak termasuk biaya energi dan makanan yang mudah berfluktuasi, naik 0,4%, sedikit dibawah perkiraan 0,5%—ini menunjukan ke beberapa analis kalo inflasi gak semakin meluas dari bulan ke bulan.

Mohamed El-Erian ngomong kalo data ini “lebih panas dari dugaan di level utama tapi lebih lunak di level inti”— tandanya, menurut dia, “dampak PPI dari energi ke harga yang lebih luas masih cukup terbatas untuk sekarang.”

Untuk saat ini, kata El-Erian, sebagian besar dampak ini masih diserap oleh “tekanan marjin”: perusahaan yang nurunin keuntungan dari kenaikkan biaya, bukannya protes. Tapi benteng netah itu mulai menipis: marjin perdagangan menyusut di bulan Mei, penurunan terbesar dalam hampir setahun.

Tapi kalo dilihat lebih luas, ini bukan cuma masalah bulan Mei atau April, bukan juga cuma masalah Amerika. Inflasi kini meluas secara global.

MEMBACA  Tersangka Bandar Narkoba Asal Tiongkok Ditangkap Kembali Setelah Kabur

Di laporan PPI dari headline angka int makan dalam hal produk detail dari harga-hasil dari berbagai sisi dan (dan mengurangi sektor kertas! ekses tidak lagi) Ini pekerjaannya. Bukan hal yg butuh akurasi tetapi sebagai fit pro tulisnya…

(Simulasi mistha:k jangan pengsan! Lanjutan pekerja pendev benar sekali proses ‘roast.’.)

Tinggalkan komentar