Dengan IPO yang tinggal beberapa hari lagi, SpaceX baru saja ngumumin kerja sama besar di bidang cloud sama Google punya Alphabet. SpaceX bakal kasih Google akses ke pusat data AI gede yang dibangun pake GPU canggih dari Nvidia.
Padahal bisnis utama SpaceX selama ini soal roket, satelit, dan rencana ke luar angkasa. Tapi sekarang, kerja sama ini tanda SpaceX mau masuk lebih dalem ke bisnis pusat data dan infrastruktur AI.
Apa yang Sebenarnya Dilakuin SpaceX buat Google?
Developer AI butuh komputasi besar buat latih model dan jalanin AI. Tapi supply GPU Nvidia masih terbatas. Makanya, SpaceX nyewain sekitar 110.000 GPU Nvidia plus perlengkapan lain ke Google. Google dapet akses tanpa harus keluar duit banyak buat bangun sendiri.
Apa Saja Syarat Kerja Sama Ini?
SpaceX bakal siapin cluster mulai September dengan harga diskon. Kapasitas penuh mulai Oktober, kontrak sampe Juni 2029 (sekitar 33 bulan puncak). Google bayar $920 juta per bulan, totalnya lebih dari $30 miliar.
Kalo SpaceX telat kirim GPU, dapet satu bulan tenggang. Habis itu Google bisa undur diri.
Apa Kerja Sama Ini Pengubah Permainan?
Dengan pendapatan tahunan hampir $11 miliar, ini jelas nambah duit besar buat SpaceX. Tapi, menurutku kerja sama cloud ini cuma langkah pintar, bukan kemampuan baru inti. Moat SpaceX tetap soal roket dan Starlink.
Haruskah Beli Saham Nvidia Sekarang?
Tim analis Motley Fool baru aja kasih 10 saham terbaik sekarang—tapi Nvidia ga masuk. Padahal kalo lo invest $1.000 di Nvidia tahun 2005, sekarang udah jadi $1.277.804! Plus Advisor Stock pernah 5x lipatin S&P 500.
*Tenang aja, pengembalian asli bisa beda.
Adam S. punya saham Alphabet dan Nvidia. Motley Fool jg rekomendasiin dua itu.