Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi → Terdapat Dugaan Manipulasi pada Bukti Elektronik di Kasus Ijazah Jokowi

JAKARTA – Kuasa huukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Firman Pangaribuan, ngungkapin dugaan manipulasi atau pengubahan bukti elektronik di kasus tuduhan ijazah palsu yang menyeret Roy Suryo dan dokter Tifa. Dugaan ini masih harus dibuktiin lewat proses sidang.

Firman bilang, pihaknya bakal nguji dugaan itu pas perkara udah masuk tahap pembuktian di pengadilan. “Makanya dugannaya seperti itu. Nanti kita eksaminasi di persidangan. Kan ini masih dugaan kita, oke. Nanti harus dites,” ujarnya di program Rakyat Bersuara iNews, Rabu (10/6/2026).

Dia juga nunjukin kalo pihak yang sekarang jadi tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi kayaknya udh ambil kesimpulan kalo ijazah itu palsu tanpa periksa dokumen aslinya.

Menurut Firman, dugaan perubahan itu ada hubungannya sama proses analisa Roy Suryo cs pada dokumen yang bukan asli. Analisanya pake berbagai cara, termasuk motongin-motongin, di-zoom, sampe akhirnya nyimpulin kalo dokumen itu palsu.

“Dia melakukan analisa terhadap sesuatu hal yang bukan aslinya dengan potong-potong, di zoom, dan bilang pokoknya palsu. Dan itu di-broadcast sampe sekarang,” tuturnya

Firman juga sorotin soal dugaan pengubahan bukti elektronik dalam perkara ini. Tapi, semua dugaannyaitu badak diuji di persidangan. “Pengubahannya… jadi ada yang kena trigger gitu,” imbuhnya.

MEMBACA  Minggu Africa dalam gambar: 31 Mei-6 Juni 2024

Tinggalkan komentar