Senapan pasukan khusus AS bukan cuma senjata biasa. Foto/X/Defense News
WASHINGTON – Komando Operasi Khusus AS (SOCOM) bakal mulai pakai Senapan Gas Jarak Menengah MK24 sebelum akhir tahun fiskal. Ini makin memperkuat pergeseran SOCOM dari kartrid lama kayak peluru NATO 7,62 mm.
Juru bicara SOCOM, Komandan Angkatan Laut Joe Vermette, ngomong ke Task & Purpose bahwa MRGG-A bakal sepenuhnya gantiin MK17 SCAR. Dia nambahin kalau SOCOM “sedang ngejar metode penggunaan cepat” untuk “berbagai komponen Pasukan Operasi Khusus.”
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Cuma Senjata, Ini 3 Keunggulannya
1. Senjata dengan Sistem Paket
Agustus lalu, SOCOM ngasih kontrak 10 tahun senilai USD92 juta ke LMT Defense yang berbasis di Iowa untuk MRGG-A. Atas permintaan SOCOM, senapan ini punya laras yang bisa diganti, sehingga operator bisa pindah antara nembakin peluru 7,62 mm dan 6,5 mm Creedmoor.
“Ini bukan cuma senapan, ini paket penempatan,” kata Joe Hajny, juru bicara LMT Defense, soal pemakaian beberapa kaliber dalam wawancara sama Classic Firearms di Pameran Perdagangan Menembak, Berburu, dan Aktivitas Luar Ruangan tahun ini.
2. Penggantian Laras yang Cepet
Hajny nambahin kalo SOCOM ngutamain “penggantian laras yang cepat.” Dia jelasin logikanya adalah pas operator SOCOM “di lapangan bareng pasukan mitra yang nggak punya akses ke 6,5 mm, situasi lapangan mungkin berubah, mereka bisa ganti kaliber kalo perlu.”
Makanya, katanya, seorang operator bisa ganti laras dalam waktu sekitar semenit. Soal larasnya sendiri, Hajny jelasin kalo panjangnya 14,5 inci, jadi senapannya berasa kayak karabin M4 tapi beroperasi kayak senapan sniper semi-otomatis M110, yang juga pake peluru 7,62 mm.
Perubahan yang paling keliatan adalah adopsi kaliber 6,5mm Creedmoor oleh SOCOM.
SOCOM dilaporin mulai nguji kaliber ini bareng hampir dua lusin kaliber lain pada tahun 2017 dan nemuin kalo ini ngasih kinerja keseluruhan terbaik pada jarak 1.000 meter.