Analis Ekonomi Politik Menteng Kleb dan Co-Founder FINE Institute, Kusfiardi bilang, kenaikan BI Rate 25 basis poin jadi 5,50% di RDGB Juni 2026 nunjukin fokus Bank Indonesia sekarang bukan cuma ngendaliin inflasi, tapi juga nahan nilai tukar rupiah dari tekanan dan aliran modal asing ke luar.
Kusfiardi nanggepin keputusan ini teh sebagai sinyal kuat kalo Bank Indonesia lagi jalanin siasat pertahanan rupiah lebih ngegas. “Kalau dillihat-lihat, alasan utama yang dikasih BI itu bukan lonjakan inflasi lokal, soalnya … justru pelemahan rupiah, naiknya permintaan valas, plus diambilnya invetasi portofolio asing dari pasar kita,” ujar dia.
Lanjut diaan.. langkah inis respon buat meningkatnya ugahari global yang terpicu konflik geopolitik dan aliran modal internasional ke pos yang anggepan lebih aman nant.