SDN di NTT Dibongkar untuk Program KDMP, Andreas dari PDIP: Jangan Korbankan Program Lain

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDIP, Andreas Hugo Pareira, angkat bicara soal pembongkaran sebagain bangunan SDN Wolomoni di Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabuopaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Andreas minta pengelola program segera kasih penjelasan. “Apakah pendidikan itu kurang penting sampai bangunan sekolah yang jadi tempat mendidik generasi muda bangsa harus dirobohkan? Apa Koperasi Desa Merah Putih lebih penting dari sekolah sehingga bangunan yang udah berdiri harus dibongkar?” kata Andreas, Selasa (9/6/2026).

Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih Diusulkan Terintegrasi dengan BUMDes

Program KDMP emang bagian dari program pemerintah, tapi jangan sampe mengorbankan program pemerintah lain, apalagi yang berhubungan sama pendidikan. “Jangan sampe satu program pemerintah malah ngorbankan program lain, terlebih urusan pendidikan,” tegasnya.

Dari info dan yang viral di medsos, ada video dokumentasi yang perlihatkan seorang pria baju loreng potong tiang penyangga ruang kelas. Eskavator juga dipaksa lewat sisi bangunan sekolah dan pagar sekolah hancur setelah diterobos eskavator di belakang sekolah yang rencana dibangun KDMP.

Menyikapi ini, Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas luruskan narasi video viral yang bilang prajurit TNI gusur SD di Detusoko, Ende, NTT. Menurut dia, nggak ada penggusuran yang dilakuin prajurit TNI terhadap sekolah itu.

Dia tegaskan fakta aslinya, pembangunan KDMP sama sekali bukan gantikan sekolah, tapi dibangun di belakang area sekokah. “Ternyata, rekan-rekan semua, bukan gusur sekolah. Bukan KDMP ditaro buat gantikan sekolah, bukan. KDMP dibangun di belakang sekolah,” ujar Nas di Mabes TNI, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

MEMBACA  Drama Lima Gol Warnai Kemenangan PSG Atas Monaco

Tinggalkan komentar