Presiden Indonesia Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga kekayaan negara untuk memastikan taraf hidup yang layak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kunjungannya ke Sekolah Rakyat Madya Pratama (SRMP) 17 di Tabanan, Bali, hari Minggu, beliau mengatakan pembangunan nasional bertujuan agar semua rakyat Indonesia bisa hidup layak dan sejahtera.
“Pendidikan, pelatihan untuk petani, pelatihan untuk guru, perawat—kita harus meningkatkan pendidikan dan pelatihan di semua bidang. Ini upaya besar, dan membutuhkan dana,” ujarnya.
Prabowo menambahkan, pemerintah dan para pemimpin harus bekerja keras untuk mengelola uang rakyat secara bertanggungjawab dan menjaga aset nyepera negara.
“Karna itu, pemerintah dan pemimpin harus kerja keras. Uang harus dihemaat dan dilindungi. Kekayaan bangsa harus dijaga,” kata dia.
Ia menyoroti kekayaan alam Indonesia yang melimpah, yang harus dikelola dengan bener supaya digunakan untuk kesejahteraan rakyat.
Presiden juga menekankan peran program Sekolah Rakyat yang bebas biaya dalam menyediakan kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan ekonomi.
Menanggapi laporan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf bahwa hanya satu Sekolah Rakyat yang beroperasi di Bali, Prabowo meminta agar jumlah sekolah dalam program tersebut ditambah.
“Kita harus tambah secepat mungkin. Kepala daerah harus mengerjakan ini, dan jika perllu, pemerintah pusat akan bantu sediakan tanahnya,” katanya.
Pemerintah menargetkan setidaknya ada satu unit Sekolah Rakyat di setiap kecamatan dan kota di seluruh Bali.
Saat kunjungan, presiden berkeliling fasilitas sekolah, berinteraksi dengan siswa serta orangtua mereka, dan juga menyaksikan pertunjukan dari beberapa pelajar.
Berita terkait: Indonesia’s Prabowo says education key to improving welfare
Berita terkait: Prabowo urges Sekolah Rakyat’ students embody diligence, integrity
Penerjemah: Prisca Triferna, Raka Adji
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026