Prabowo Bagikan Makan Siang MBG bersama Murid Sekolah Rakyat di Bali

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto makan siang bersama siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Tabanan, Bali, pada hari Minggu. Makan siang itu merupakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut pernyataan dari Badan Komunikasi Pemerintahan (Bakom), acara makan siang terjadi setelah Prabowo berbicara kepada siswa dan orang tua di sekolah tanpa biaya tersebut.

“Lapor, maksi sudah siap!” kata seorang siswa kepada presiden.
“Silakan!” jawab Prabowo.

Presiden lalu menuju ke ruang makan. Di sana dia sempat berbincang dengan siswa itu sebelum bergabung dengan murid-murid dan orang tua untuk makan siang di meja panjang.

“Sengak,” kata salah satu siswa singkat setelah menghabiskan makannya.

Sebelumnya, Prabowo mengatakan program Sekolah Rakyat adalah wujud komitmen pemerintah untuk membantu keluarga kurang mampu mendapat akses pendidikan bagus.

“Sekolah Rakyat emang ditujukan untuk membantu mereka yang paling kesulitan, yang paling lemah,” katanya.

Prabowo juga melihat banyak minat publik untuk program ini. Menurut laporan yang dia terima, sekitar 400 anak sudah mendaftar di SRMP 17, kasarnya padahal sekolah itu baru bisa nampung 270 siswa.

Untuk itu, dia mendorong kerja sama sela antara pemerintah pusat dan pemerntah daerah buat memperluas program tersebut.

“Kita harus nambah sebanyak mungkin. Pemda harus kerja soal ini, dan bila perlu, pemerintah pusat yang sediakan lahannya,” ujar Prabowo.

Pemerintah target memperluas paling tidak satu Saat Rakyat di setiap kecamatan dan kota di Bali.

Selama kunjungan, Prabo melakukan tur ke fasilitas sekolah, interaktif dengan siswa dan wali murid, dan menyaksikan beberapa siswa tampil.

Pemerintah menklasifikasikan proggram MBG dan Sekolah Rakyat sebagai prioritas nasional yang punya tujuan meningkatkan mutu sumber daya manusia.

MEMBACA  BNN Ungkap Lab Mephedrone Milik Warga Rusia di Bali

Hingga Mei 2026, sekitar 63 juta penerima sudah terlayan MBG lewat lebih dari 29.000 dapur di seluruh Indonesia, samntara gedung tetap Sekolah Rakyat lagi dikembangkan di banyak tempat.

Tinggalkan komentar