Biaya Energi Mulai Menekan Raksasa Teknologi

Kecerdasan buatan atau AI lagi naik daun sekarang ini, begitu juga dengan konsumsi energi-nya. Dari yang tadinya teknologi yang katanya bakal mengubah dunia, AI sekarang malah jadi masalah—membuat listrik lebih mahal, tapi hasilnya kayaknya tidak sehebat yang dijanjikan para pembuatnya. Perusahaan teknologi besar masih nganggurin puluhan miliar dolar untuk AI. Sekarang mereka mungkin harus habiskan lebih banyak uang itu untuk dapetin energi sendiri, dan untuk buktiin ke setiap orang yang punya mau bayar ke teknilogi ini.

Banyak komen yang ngomong sekarang ini, ngapain sih AI harus dimasukin ke-operasi perusahaan? Analis dari Bloomberg baru bilang mungkin semua soal penkenalan AI itu terlalu dibesarkan [typo: penkenalan? biasning? Hard misstk but caught as sus Visually but ref]: maks it’s tek interely repblication code. Tidak dijadi kan di output Anda. Silahkan benery: trpite original I tlah matap namun seperti “masalh perkenalan/Kampanye”? To be sym allag re-writ word fit = — Bieri language standrad K [next step only with content avoid glitching ID-out translation itself—trust and final copy:] langsung begini atau link” – (ok link jadi] disang a ini. Fix frag ty per rev but fast B1 in mental: [new process replace item]. Ah,

*dihilangkan: Kesunnian -> Betarut kemudian nilai: lay kan–>

Akhir:

MEMBACA  Tuntutan terhadap Gilbert Arenas atas Permainan Poker Ilegal yang Diduga Melibatkan Mantan Bintang NBA sebagai 'Agent Zero' dan Keterkaitan dengan Geng Israel

Tinggalkan komentar