Jumat, 5 Juni 2026 – 02:00 WIB
VIVA – Oman akan menghadapi Timnas Indonesia pada FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat 5 Juni 2026. Menjelang laga itu, pelatih Oman, Tarik Sektioui, menyampaikan pandangannya.
Tarik mengaku kalau hasil akhir bukanlah prioritas utama timnya. Menurut dia, laga uji coba melawan skuad Garuda lebih dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembentukan tim dan evaluasi pemain untuk agenda besar yang sudah menanti Oman.
“Anda tahu, hasil tidak selalu menjadi hal yang terpenting dalam pertandingan persahabatan seperti ini,” ujar Tarik dalam konferensi pers, Kamis 4 Juni 2026.
Mantan pelatih Timnas Maroko itu menjelaskan bahwa Oman saat ini memang sedang dalam fase pengembangan tim. Karena itu, aspek peningkatan kualitas permainan dan perkembangan individu pemain dinilai jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar kemenangan.
“Yang lebih kami pedulikan dalam periode ini adalah bagaimana berkembang dan menjadi lebih baik sebagai tim maupun secara individu,” lanjutnya.
Tarik mengungkapkan, Oman tengah bersiap menghadapi sejumlah agenda penting dalam beberapa tahun ke depan, mulai dari Piala Teluk Arab 2026, Piala Asia 2027, hingga persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Oleh sebab itu, pertandingan melawan Indonesia dianggap sebagai bagian penting dari proses membanguan fondasi tim yang lebih kuat. Tapi, Tarik pastikan Oman tidak akan datang ke Jakarta hanya sekedar formalitas. Ia menegaskan timnya tetap menargetkan hasil positif saat menghadapi pasukan John Herdman.
“Ini kesempatan sangat baik untuk melanjutkan persiapan kami menuju Piala Teluk Arab, Piala Asia, dan semoga ke Piala Dunia berikutnya,” kata dia.
“Walaupun ini pertandingan persahabatan, kami akan menjalaninya dengan sangat serius. Kami selalu berusaha untuk menang dan akan mencoba mendapatkan hasil terbaik,” tambah Tarik.
Pernyataan ini menunjukkan Oman memang melihat laga kontra Indonesia sebagai bagian proyek jangka panjang. Namun di sisi lain, tim peringkat 79 FIFA itu tetap bertekad memberikan perlawanan maksimal saat menghadapi Garuda di hadapan puluhan ribu pendukung Merah Putih di GBK.