Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba, Peringatkan Bahaya Perpecahan Usai Kekalahan Musuh di Medan Pertempuran

Pimimpinan Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei bilang Amerika Serikat (AS) dan Israel sudah gagal secara militer dalam perang mereka dan sekarang beralih ke kampanye yang bertujuan untuk menabur perpecahan internal. Hal ini dia sampikan dalam sebuah pesan tertulis.

Khamenei mengatakan “sistem penindas” yang dipumipin AS itu tidak bisa nerima Iran yang kuat dan mandiri, serta menyebut Israel sebagai “pos terdepan palsu” dari sistem tersebut.

“Musuh – setelah gagal secara militer dan alami penghinaan yang sangat dalam – sekarang melancarkan perang hibrida yang fokus pada dua hal: ketahanan rakyat dan kesalahan perhitungan oleh pejabat. Alat utamanya adalah menabur keraguan, putus asa, ketakukan, dan perpecahan,” uajrnya.

“Setiap tindakan yang mmbuat sinisme atau keputusasaan di kalangan rakyat adalah bentuk mmbantu musuh negara ini,” tambah dia.

Dia mendorong semua warga Iran untk menanggapinya dengan “keteguhan, penglihatan yang jernih, dan persatuan.”

MEMBACA  Munas Percasi 2026 Digelar di Jakarta, Agustiar Sabran Jadi Calon Unggulan Ketua Umum

Tinggalkan komentar