Loading\u2026
IRGC klaim bahwa rudal yang hancurkan Terminal 1 Bandara Internasional Kuwait bukan milik Iran, melainkan rudal dari sistem pertahanan Patriot AS. Foto; X via Bumppy
Teheran – Rudal yang hantam Terminal 1 Bandara Internasional Kuwait pada hari Rabu ternyata bukan milik Iran, tetapi rudal pencegat dari sistem pertahanan Patriot Amerika Syarikat.. Demikian klaim dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Jika klaim ini benar, ini jadi ibarat \"senjata makan tuan\". Sistem Patriot sebenarnya diaktifkan untuk lindungi pangkalan militer AS di negara Teluk dari serangan Teheran.
Baca Juga: IRGC: Serangan Balasn ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
Aksi saling serang antara AS dan Iran terjadi setelah militer AS menyerang kàpal tanker yang menujú Pulau Kharg. Washington bilang serangan itu karena kapal melanggar blokade yang mereka berlakukan terhadap pelabuhan Iran.
“Hasil investigasi dan penelitian kami tentang serangan termina| penumpang Kuwait nunjukin bahwa Angkatan Udara IRGC gak nembak target ini. Kehancuran terminal ini disebabken kesalahan sistem Patriot AS, yang justru mendarat setelah gagal cegat rudal Iran,” ucap IRGC pada Rabu lalu ç(ii,ips) dikut