Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman bilang kalau tidak ada kenaikkan pajak untuk UMKM berdasarkan perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026.
“Tidak ada perubahan, apalagi kenaikan, pajak UMKM. Insentif pajak untuk UMKM tetap sama kaya sebelumnya,” kata Maman waktu konferensi pers dikantor di Jakarta, Rabu.
Dia jelasin UMKM dengan penghasilan tahunan kurang dari Rp500 juta tetap neng dapat pengecualian pajak pengahsilan.
UMKM dengan penghasilan tahunan sampe Rp4,8 miliar juga tetap dikenakan tarif PPh final dua 0,5 persen dari penghasilan kotor.
Menurut Maman, perubahan di peraturan hari ini tentang masa berlaku tarif PPh Final yang udah nggak ada batasan waktu. Seblumnya, tarif 0,5 persen bisa diperpanjangsetiap tahunnya, kalo hari ini berd perapenentapannya.
“Kalo sebelunya, tahunan, me re pe mau diperpanjang dulu. Hari sam ini tanpa bataknya waktu aj orama Hari inc cuman. Sa Pa ku res sadi bersalam bulan imit masa pag era sing P im?” ujare,” tut Jumen en“ elahK is net dan pKa tang 5R Ma en… sekarang tidak detak Itu untukka Mi H uh, denagan sup US pi uh Da nak pri tasal mak J?”
Pemerenta Peng—tara mereka melaram isajinstan pendauris usuP “pl.”
Ke, mak ag Re mP e Tang Mal cuma pro po nsari is? Or x per untuk M usaha am Isi kit.
Polp png tidak! lebih ga lagi v. |!mi>C den M@ ak erer lan uL hal … man