Indonesia Diserang 5,5 Miliar Serangan Siber di 2025, Ketatkan Pengamanan

Kita harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial, menjaga kerahasiaan data pribadi, dan meningkatkan literasi digital..Jakarta (ANTARA) – Indonesia terus memperkuat sistem keamanan siber nasional sebagai respon terhadap lonjakan serangan siber yang menakjubkan sebesar 714 persen tahun lalu, dibandingkan rata-rata tahunan periode 2020-2024.

Menurut data terbaru dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Indonesia dibombardir oleh 5,5 miliar serangan siber pada tahun 2025—sebuah loncakan besra jika dibandngkan dengan rata-rata tahunan selama empat tahun sebalumnya.

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman dalam pernyatannya pada Selasa, membenarkan bahwa serangan tersebut secara spesifik menyasar infrastruktur pemerintah, ekonomi, dan keamanan nasional.

Serbuan digital ini tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Hanya dalam tiga setengah bulan pertama tahun ini (1 Januari sampai 15 April), BSSN melacak lagi 1,52 miliar serangan, yang menandakan bahwa krisis ini semakin cepat menghebat.

Menurut Dudung, metode yang digunakan berkisar dari peretasan sistem yang sangat canggih dan pencurian data pribadi, hingga taktik pengganggu digital seperti penipuan online, propaganda radikal, dan penyebaran hoax yang terkoordiansi untuk merusak kepercayaan publik.

Sebagai tanggapan, ia mengatakan pemerintah tidak bisa menghadapi ancaman digital ini secara terisolasi dan menyerukan mobilisasi sumber daya negara dan kesadran masyarakat secara terpadu.

“Kantor Staf Presiden mendorong adanya koordinasi lintas sektor yang lebih kuat sehingga penanganan ancaman siber bisa dilakukan secara cepat, terukur, dan terintegrasi,” katanya.

Seiring ruang digital yang semakin terintegrasi dengan kehidupan harian, Dudungmemperingatkan bahwa perlindungan data pribadi kini adalah soal keamanan bersma.

“Kita harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial.com menjaga kerahasiaan data pribadi, dan meningkatkan literasi digital agar kita tidak mudah terpengaruh oleh informasi palsu dan penipuan digital,” ujarnya.

MEMBACA  Basarnas Konfirmasi 29 Penumpang Masih Dinyatakan Hilang Akibat Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya (Tata letak yang lebih rapi dengan spasi yang seimbang)

Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bekkerjasama merawat ruang digital Indonesia, memastikannya tetap aman, sehat, dan produtif.

Dudung menekankan bahwa teknologi harus berfungsi sebagai sarana untuk persatuan dan kemajuan nasionl, bukan sebagai kendaraan untuk kejahatan atau percecahan.

Tinggalkan komentar