5 Kapal Perang Tercanggih di Asia Tenggara Termasuk di dalamnya kapal perang milik Malaysia yang batal dilengkapi rudal NSM.

Fregat Kelas Formidable, kapal perang milik Singapura tercatat sebagai yang tercanggih di ASEAN. Foto/MINDEF Singapore
JAKARTA – Ketika perhatian dunia lagi fokus ke persaingan militer di Laut China Selatan, negara-negara ASEAN diam-diam lagi bangun armada laut yang makin modern.
Dulu dua dekade lalu, kebanyakan Angkatan Laut Asia Tenggara masih pake kapal perang bekas era Perang Dingin. Sekarang, beberapa negara udah punya fregat siluman, rudal anti-kapal jarak jauh, sonar canggih, sampe sistem pertahanan udara berlapis.

5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN

1. Fregat Kelas Formidable (Singapura)
Kapal ini sekarang dianggap sebagai "raja laut" di ASEAN karena teknologi tercanggih. Ini hasil pengembangan dari desain Prancis La Fayette, tapi udah di-upgrade besar-besaran, terutama radar, sistem tempur, dan persenjataan. Menurut sumber resmi Angkatan Laut Singapura, Formidable dirancang sebagai kapal multi-peran yang bisa lawan ancaman udara, permukaan, dan bawah laut sekaligus.

Spesifikasi Utama:
• Negara operator: Singapura
• Kelas: Frigate Stealth
• Bobot: 3.200 ton
• Panjang: 114,8 meter
• Kecepatan: 27 knot
• Awak: 71 personel
• Helikopter pendukung: 1 unit S-70B Seahawk

Persenjataan:
• VLS Sylver
• Rudal Aster 15 dan Aster 30
• RGM-84 Harpoon
• OTO Melara 76 mm Super Rapid
• Typhoon 25 mm RWS
• Peluncur torpedo triple A244/S
• Helikopter S-70B Seahawk

Keunggulan:
Radar Herakles dan sistem tempur terintegrasi bikin kapal bisa deteksi, lacak, dan serang banyak target bareng-bareng. Singapura juga lagi jalanin program modernisasi biar kapal ini tetap unggul sampe tahun 2040-an.

Harga:
Program enam kapal ini kira-kira bernilai USD1,6–USD2 miliar, jadi per unitnya sekitar USD300–USD350 juta pas awal. Setelah modernisasi, nilai gantinya sekarang kemungkinan lebih tinggi lagi.

MEMBACA  Tegas! Polisi Meminta Netizen untuk Berhenti Menyebarluaskan Konten Grup Facebook Fantasi Darah

2. Fregat Kelas Martadinata/SIGMA 10514 (Indonesia)
Indonesia sekarang operasiin dua fregat SIGMA 10514, yaitu KRI Raden Eddy Martadinata sama KRI I Gusti Ngurah Rai.
Kapal ini jadi bukti transfer teknologi yang sukses antara galangan Belanda dan PT PAL Indonesia.

Spesifikasi Fregat Kelas Martadinata:
• Negara operator: Indonesia
• Bobot: 2.365 ton
• Panjang: 105 meter
• Kecepatan: 28 knot
• Jangkauan: 5.000 mil laut
• Awak: 122 personel

Tinggalkan komentar