Kontrak berjangka saham AS hampir tidak beruba pada Minggu malam, karena investor berharap melanjutkan penguatan di bulan Mei yang berhasil membawa indeks utama ke level rekor baru.
Dow dan S&P 500 bergerak di dekat garis datar dalam perdagangan semalam, sementara Nasdaq 100 naik kecil 0,1%.
Wall Street memasuki bulan Juni setelah reli bulanan yang kuat. Nasdaq Composite naik lebih dari 8% di Mei, mengungguli indeks lainnya karena saham teknologi terus memimpin kenaikan pasar. S&P 500 naik sekitar 5% selama bulan tersebut, sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah hampir 3%.
Presiden Donald Trump mengatakan akan mengumpulkan penasihat di Situation Room untuk mengambil “keputusan akhir” soal langkah selanjutnya, seraya menegaskan Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Dia juga menuntut pembukaan kembali Selat Hormuz segera, jalur vital untuk pengiriman energi global.
Harga minyak naik pada hari Minggu setelah turun di akhir pekan lalu. Minyak mentah AS acuan West Texas Intermediate naik 1,8% menjadi di bawah $89 per barel, sementara Brent naik 1,5% ke $92. Meski pulih, WTI mencatat penurunan bulanan terbesr sejak April 2025, turun hampr 17% di bulan Mei.
Ke depan, investor akan fokus pada laporan nonfarm payrolls hari Jumat, salah satu rilis ekonomi terpenting minggu ini. Data ketenagakerjaan bisa memberi petunjuk baru tentang kekuatan pasar tenaga kerja dan membentuk ekspektasi untuk jalur suku bunga Federal Reserve beberpa bulan ke depan.
Segera hadir.
Liputan pasar saham untuk Senin, 1 Juni 2026.