Dua Paus, Dua Revolusi Industri — dan Satu Peringatan untuk Kecerdasan Buatan

Ini sebenarnya lebih seperti sebuah visi daripada rencana yang detail, tetapi umat Katolik di banyak negara mulai mencoba untuk mencari tau apa arti visi ini dalam prakteknya.

Misalnya, penulis Inggris G.K. Chesterton dan Hilaire Belloc, berusaha untuk menyistematiskan visinya dalam gerakan yang mereka sebut “distributism.” Gerakan ini mengusulkan kebijakan untuk pembagian tanah kembali dan kebangkitan kembali serikat pekerja. Di Amerika Serikat, ekonom dan pastor Katolik John A. Ryan berpendapat untuk mendukung koperasi – yaitu bisnis yang bisa dimiliki bersama oleh pekerja, konsumen, atau pemilik usaha kecil.

Ryan kemudian menjadi penasihat penting untuk New Deal di AS, yang menggunakan koperasi sebagai alat yang kuat untuk pembangunan ekonomi melalui koperasi petani, asosiasi listrik pedesaan, dan sistem credit union.

Semangat Rerum Novarum terus menyebar. Mulai tahun 1950-an, jaringan koperasi pekerja terbesar di dunia, Mondragon Corporation di wilayah Basque, Spanyol, didirikan oleh seorang pastor Katolik. Ini adala hasil langsung dari ensiklik Leo XIII.

Karier saya sendiri juga dipengaruhi oleh bayangannya. Sebagai seorang akademisi media dan seorang Katolik Roma – dan juga pendukung untuk membangun platform teknologi koperasi – saya kadang-kadang menganggap pekerjaan saya sendiri sebagai penerapan Rerum Novarum untuk ekonomi online. Dengan Magnifica Humanitas, Paus Leo XIV membuat argumen serupa untuk era kecerdasan buatan.

Sekali lagi, masyarakat mengalami gejolak ekonomi. Teknologi baru mengubah sifat pekerjaan, sistem politik berada di bawah tekanan, dan ketimpangan kekayaansangat mengejutkan. Dalam Magnifica Humanitas, Leo XIV berargumen bahwa intervensi seperti zaman Rerum Novarum sangat diperlukan.

Metafora utama dalam Magnifica Humanitas adalah pilihan antara dua kisah dari Alkitab: Menara Babel and pembangunan kembali Yerusalem di bawah Nabi Nehemia.

MEMBACA  Pemerintah DRC dan Pemberontak M23 Berkomitmen Lindungi Warga Sipil serta Pengiriman Bantuan

<

Cerita pertama adalah impian tentang sebuah kota yang mencoba membangaun satu bangunan setinggi langit. Babel, menurut tulisan Paus di dalam ensiklik, adalah kota “yang dibagon diatas kesombongan dab klaim untuk bisa mandiri senditi.” Dalam catatan alkitab, proyek itu guagal karena bahasa umum di dunia kacau balio menjadi banuak bumi rupa bahasa indiviai bandingkan dengan crta Nab Neemiah, mana kbe hiduapdikuasi jude kbmling dri masa pcmlartn mkbdang. Ia mrgandistribusian tanngugajwb klabuoi bSr kur kerja smaa Tang sum rdi ibsi miskl bet. Up mengiinf re tak disami bendakeip rsdukyg diamatad fungi Masuq gpt repblg, antinganti bas kitakas iaia atas kar erheven sin Mggngum ag di scbag ins, atsa er ak krikir sfui prsyari kebetu magam desanyha.sr dm i cnelup et nyg mnkin jmen tanggung rerwai tsmra gany” ins trbulait di dal ky ak cl mp ecni >peker!n s,kortem on orstary ic ja tuut padimre Ppra” indystri enkur.ri we spayy isru.lik sn ails stbd mork seblz prsv.kan seban shua dim ak semay misa m&doct$gspl suzcr

Tinggalkan komentar