Sebagai bagian dari pemulihan Citi, Jane Fraser memangkas lapisan manajemen dari 13 menjadi 8

Ketika Mike Mayo, analis lama di Wells Fargo Securities, mikir tentang perubahan yang dibuat CEO Jane Fraser di Citi, satu keputusan yang menonjol: dia merombak bank menjadi lima divisi yang laporan langsung ke dia.

“Kalo kamu lihat ke belakang 10 tahun dari sekarang, kemungkinan besar kamu bakal bilang ini perubahan paling kuat yang terjadi di Citi,” kata dia. Sekarang, Mayo bilang ke saya untuk profil Fraser di Fortune edisi terbaru, “gak ada tempat untuk bersembunyi.”

Gelap-gelap di level bawah perusahaan juga makin sedikit. Sebagai bagian dari perombakan, Fraser memotong lapisan manajemen Citi dari 13 jadi delapan, langkah yang dia bilang saat itu bakal bikin “perusahaan yang lebih sederhana, bisa kerja lebih cepet, layanin klien lebih baik, dan kasih nilai lebih buat pemegang saham.”

Sejauh ini, hasilnya susah untuk diperdebatkan. Fraser sudah lima tahun menjalankan rencananya untuk memperbaiki bank yang dulu selalu ketinggalan di Wall Street. Bulan April, Citi catat pendapatan triwulanan tertinggi dalam satu dekade, dengan semua lima divisi naik. Return on tangible common equity bank nyaris 13,1% di kuartal pertama, tertinggi sejak 2021. Saham Citi naik sekitar 80% sejak Fraser jadi CEO. Perbaikan ini minggu ini bikin Fraser dapet posisi pertama di daftar Most Powerful Women Fortune.

Tentu saja, susah untuk buktiin hubungan langsung antara penghapusan lapisan di Citi dan pendapatan terbaru mereka. Sebenarnya, penelitian tentang apakah organisasi yang rata berkinerja lebih baik dari yang bertingkat hasilnya beragam, kata Clifford Oswick, profesor teori organisasi di Bayes Business School. Ngilangin lapisan bener-benar berhasil, kata dia, kalo itu jadi cara untuk mencapai “tujuan yang berarti” yang “orang bisa dukung dan komit, dan yang bakal ningkatin kinerja organisasi dalam jangka panjang.”

MEMBACA  Terbongkar! Liam Payne Mengkonsumsi Narkoba Bersama Pelayan Sebelum Jatuh dari Lantai 3

Perataan besar-besaran

Dunia bisnis mengalami siklus antara budaya yang ketat dan longgar atau rata, yang terakhir lebih populer kalo ekonomi lagi lumayan, Andre Spicer, dekan eksekutif Bayes Business School, sebelumnya bilang ke Fortune. Dan struktur yang rata lagi ngetren sekarang. Rata-rata jumlah orang yang laporan ke manajer naik dari 10,9 di 2024 jadi 12,1 di 2025, menurut laporan Gallup bulan Januari. Angka tahun lalu itu hampir 50% lebih besar dari ukuran tim sejak Gallup pertama kali ngukur di 2013.

Meta, contohnya, kabarnya pakai rasio karyawan-ke-manajer yang sangat rata, 50-ke-1, di tim rekayasa AI terapan barunya. Awal bulan ini, CEO Coinbase Brian Armstrong bilang dia bakal PHK 14% karyawan dan naikin rasio karyawan-ke-manajer sampe 15 ke satu.

Teorinya, organisasi rata ningkatin kelincahan dengan memperpendek rantai keputusan dan mendeketin pemimpin ke karyawan garis depan dan pengalaman pelanggan. Dengan lapisan lebih sedikit, ide baru bergerak lebih cepet. Kalo karyawan punya akses langsung ke pembuat keputusan, cenderung ngerasa lebih dilibatkan dan punya rasa memiliki yang lebih kuat atas hasil kerjaan.

AI kayaknya lagi mempercepat ‘perataan besar-besaran’ ini dengan ngasih perasaan ke pemimpin bahwa mereka bisa ngelakuin lebih banyak dengan lebih sedikit orang dan memperkenalkan kemungkinan ngotomatisan beberapa tugas manajer menengah kayak alokasi tugas dan konseling karyawan.

Budaya kerja juga lagi ngalamin perubahan generasi ke arah organisasi lebih rata karena Generasi Milenial minta “bentuk manajemen yang lebih partisipatif atau inklusif” dibanding cara “perintah dan kontrol” yang biasa dilakukan Gen X, kata Oswick.

Keterbatasan organisasi rata

Tapi organisasi rata terkadang bisa akibatin masalah langsung. Karyawan kurang berpengalaman bisa tersesat di tim yang gede dan berantakan, manajer lini kewalahan, dan semuanya di lapisan tengah jalan sendiri gak jelas. di banya kasuskata Spicer, tim ngelakuin pembagian gorup skala mini, Dan ngartin batas organisasi nambah senditi atao sepak.

MEMBACA  Tuntutan Hukum untuk Pemilik Bengkel di Milwaukee yang Pasang Pelacak GPS di Velg untuk Bekap Maling

Gantinya harus berkutat sama ukuran tim yang otymat,,man(eng~n genyo ngedeurung), ader-besar adminisltraby sayaji tiper sebesarn,ngelola Cick dan ini-lanyit>shje StO)

Secergs dari Fraser Untuk YurB mengeliminator Yurus ko mpamy tormn ato rek) Kecerdarnpa terdukatan dinerr…ia) simpingkub pemira-teruatakan-pestaria] menari ReM In MASA
Pertanian kota makin populer di dunia. Orang-orang yang kenal menanam sayur di lahan sendiri, contohnya cuma pakai ember dan botol bekas. Artikel ini bahas cara tanam sederhana: siapama tanah, benih, dan wadah lalu tempat model itu cocok kebutuhan.

Meskipun kadang hama kecil menarge serangan balik paling gampang oleh rajin inspek dari awal.

Tinggalkan komentar