Sabtu, 30 Mei 2026 – 06:00 WIB
Surabaya, VIVA – Keributan besar terjadi di kawasan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur. Seorang perwira menengah TNI Angkatan Laut berpangkat Mayor berinisial MOT (40) diduga mengemuk sampai membuat seorang polisi tumbang dan gak sadarkan diri di tengah jalan.
Kejadiannya pada Minggu dini hari, 24 Mei 2026. Korban ternyata adalah Kepala Unit Samapta Polsek Tegalsari, Inspektur Polisi Satu Agus Mujiono.
Dia harus dilarikan ke rumah sakit (RS) setelah mengalami luka serius dalam insiden itu. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Kota Besar Surabaya, Ajun Komisaris Polisi Hadi Ismanto, rak menampik adanya kejadian ini.
"Pada hari Minggu, 24 Mei 2026, pukul 02.15 WIB, telah terjadi pemukulan terhadap Iptu Agus Mujiono, Kanit Samapta Polsek Tegalsari, yang menyebabkan korban pingsan dan dirawat di RS William Booth, Surabaya," kata dia kepada wartawan, Sabtu, 30 Mei 2026.
Kejadian berawal saat warga melapor ke Call Center 110 tentang keributan di sebuah tempat hiburan bernama Hensman Coffee and Spirit di Jalan Dr Wahidin, Surabaya, sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam laporan itu, warga menyebut ada seorang pria yang mengaku anggota TNI sambil membawa senjata tajam jenis parang.
Kapolsek Tegalsari, Ajun Komisaris Polisi Pandhu Bimantara, bersama Iptu Agus Mujiono kemudian bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan personel Garnisun Tetap (Gartap) III/Surabaya. Saat tiba di tempat kejadian, petugas menemukan sebilah parang.
Namun, pria yang diduga sumber keributan sudah masuk ke dalam mobil Toyota Innova Reborn bernomor polisi W 1068 EH lalu kabur. Petugas gabungan pun melakukan pengejaran sampai akhirnya kendaraan itu berhasil dihentikan di kawasan Jalan MH Thamrin sekitar pukul 02.10 WIB.
Situasi mendadak memanas saat polisi minta pelaku menunjukkan kartu tanda anggota (KTA). Mayor MOT diduga tersulut emosi dan langsung mengamuk ke arah aparat yang ada di lokasi.
Iptu Agus yang berada paling dekat dengan pelaku berusaha menghindar. Tapi dia terpeleset hingga kepalanya membentur aspal. Belum sempat bangun, korban diduga kembali dipukul di bagian kepala sampai akhirnya gak sadarkan diri di lokasi.
Tak hanya polisi, seorang warga sipil juga diduga menjadi sasaran amukan pelaku. Kepala Bagian Penerangan AAL (Akademi Angkatan Laut), Letkol Laut (KH) Arief Kurnianto, benarin kalo Mayor MOT adalah anggota TNI AL.