Kalushi Perkenalkan Futures Abadi untuk Pedagang di AS Setelah Lampu Hijau dari Regulator Kunci

Perusahaan Kalshi adalah perusahaan pertama di AS yang dapat izin dari regulator untuk menjual produk “perpetual futures”. Ini jenis derivatif baru yang makin populer di kalangan trader kripto. Meskipun izin ini cuma untuk kontrak futures di Bitcoin, perpetual futures (sering disebut “perps”) sekarang juga mulai digunakan trader non-kripto untuk jual beli minyak di akhir pekan atau untuk taruhan pada perusahaan yang belum IPO.

Ketua CFTC (Komisi Perdagangan Berjangka) yang dijabat Mike Selig, tunjukan oleh Presiden Trump, sudah menyetujui permintaan Kalshi. Sejak jadi ketua di Desember 2025, Selig sangat dukung perps masuk ke pasar domestik AS.

Dia bilang di media sosmed: “Hari ini, @CFTC buat langkah bersejarah dengan mengizinkan kontrak bitcoin perpetual di bursa terdaftar CFTC, membuka jalan buat segmen pasar kripto paling likuid untuk beroperasi di kerangka peraturan AS”

Langkah ini langsung dekatkan trader di AS ke sektor yang telah naik daun tahun lalu. Perps itu kontrak futures tanpa tanggal jatuh tempo tetep, bikin Mereka lebih tertarik karena kalau ingin untung bisa langsung posisi lagi yang perlu diperbarui tiap waktu. Perps pun izinin trader pake leverage—membikin populer bagi mereka yang suka taruhan risky. Tahun lalu exchange kripto transaksi $86 triliun di volume perpetual futures, data dari CoinGecko.

Masuknya perps pasar AS pertandapertama buat Kalshi, yang merupakan bagian dari pasar prediksi besar lain, memeberikan akes pada instrument finansial baru. Ksihi juga dongkat posisi Lum dan rekan-rekannya bangun perps sejak dan mendapat potensi.

MEMBACA  AS, China Membutuhkan 'Percakapan' yang Keras, Yellen Berbicara kepada Perdana Menteri China Li Oleh Reuters

Tinggalkan komentar