Depok, Jawa Barat (ANTARA) – Universitas Indonesia (UI) sama Kyungpook National University (KNU) dari Korea Selatan berkomitmen untuk memajukan riset dan kolaborasi multidisiplin, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI).
“Kami terbuka untuk kerja sama dalam berbagai bentuk. Kami berharap kolaborasi ini bisa menghasilkan implementasi kerja sama yang nyata,” ujar Wakil Rektor UI Bidang Akademik, Mahmud Sudibandriyo, dalam pernyataan yang diterima Jumat.
Perwakilan dari kedua universitas, dalam pertemuan mereka, membahas potensi kerjasama di kuliah bersama dan riset, pertukaran dosen, mobilitas mahasiswa, dan pengembangan program “AI plus X”. Program ini mengintegrasikan AI dengan teknik, kesehatan, industri, petanian, dan humaniora.
Kerja sama ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan AI Transformative Initiative (AIX) milik KNU, yaitu strategi integrasi AI di pendidikan, riset, dan industri. Sasaran pengembangan talenta global meliputi robotika AI, mobilitas masa depan, keamanan AI, dan semikonduktor.
Wakil Presiden KNU untuk Riset, Dr. Jung Soon Ki, menekanin pentingnya implementasi nyata dalam hubungan antar universitas untuk kerja sama bilateral.
“Sekarang adalah waktu yang tepat untuk bergerak maju dari kerja sama administratif ke kolaborasi akademik dan riset nyata. Kami harap kerja sama ini bisa memberikan pengalaman global yang bermakna bagi mahasiswa dan dosen dari kedua universitas,” kata Jung.
Kedua universitas juga membahas program double degree. Program ini memungkinan mahasiswa Indonesia mendapatkan dua gelar master dalam dua tahun dan melanjutkan studi doktoral di KNU dengan beasiswa penuh.
Sebagai tindak lanjut, UI dan KNU sepakat fokus pada kerja sama AI dan ilmu komputer di langkah pertama, sebelum nantinya diperluas ke sektor lain.
Kolaborasi dengan Kyungpook National University ini mencerminkan komitmen Universitas Indonesia buat memperluas jejaring akademik internasional.
Sementara itu, KNU didirikan pada tahun 1946 dan berbasis di Daegu. Sebagai universitas nasional Korea Selatan, ia merupakan pusat riset global yang fokus berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs).