Roundhill Memory ETF (DRAM): Micron, Sandisk, Samsung, dan SK Hynix dalam 1 Ticker Cukup Rp960.000. Namun, Ada Syaratnya.

Revolusi kecerdasan buatan (AI) tidak cuma tentang siapa pembuat chip GPU terbaik. Yang paling penting adalah memori dan penyimpanan—chip DRAM dan HBM yang bikin data tetap mengalir cepat ke pusat pelatihan AI. Karena pusat data semakin besar untuk model AI, permintaan memori sekarang naik terus, bukan lagi naik turun seperti biasa.

Pada 2 April, Roundhill Memory ETF (DRAM) diluncurkan. Dalam 27 hari pertama, dana ini kumpulkan $6,5 miliar aset, jadinya ETF dengan peluncuran tercepat sepanjang masa. Harganya mulai dari $28 per saham, sekarang sudah lebih dari $60.

Akankah AI menciptakan miliuner pertama di dunia? Tim kami baru merilis laporan tentang satu perusahaan kecil yang disebut “Monopoli Tak Tergantikan”, punya teknologi penting yang dibutuhkan Nvidia dan Intel. Lanjutkan »

DRAM menggabungkan perusahaan memori terbesar dunia dalam satu kendaraan yang terdaftar di AS, kasih investor cara mudah untuk untung dari siklus super memori AI.

Siapa pemain utama siklus super AI? Beban kerja AI besar butuh DRAM sampai 10 kali lebih banyak agar GPU tidak lambat. HBM jadi sumber daya penting, dari latihan model bahasa besar sampai penerapan skala besar. Ini buat permintaan berubah dan beri produsen memori kendali harga yang belum pernah ada.

Sekitar tiga perempat portofolio Roundhill Memory ETF ada di tiga saham memori: SK Hynix dan Samsung Electronics dari Korea, serta Micron Technology dari AS. Roundhill juga kasih akses ke pemimpin NAND flash seperti Kioxia dan Sandisk, juga spesialis penyimpanan seperti Seagate Technology dan Western Digital.

Kenapa diversifikasi global itu penting? Salah satu fitur menarik DRAM adalah komposisinya. Investor langsung dapat bagian dari duopoli Korea: Samsung dan SK Hynix—nama yang susah diakses investor AS biasa, karena keduanya belum punya ADR.

MEMBACA  Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya

Permintaan memori AI terus berubah tiap kuartal dengan model dan beban kerja baru. ETF ini memang kurang beragam (74% cuma di tiga saham), tapi dengan Roundhill Memory ETF, investor dapet diversifikasi lain, seperti inovasi memori AS (Micron), manufaktur Korea, serta pemain penyimpanan. Kemudahan ini penting dalam investasi tematik.

Cerita berlanjut. Diversifikasi juga bantu kurangi risiko investasi di satu saham. Meski satu pemain untung besar, dana ini tetap ambil keuntungan dari seluruh rantai nilai memori.

Roundhill Memory ETF punya kelemahan. Sebagian dana, terutama Micron, diperoleh lewat swap dan derivatif, bukan cuma saham langsung. Alat ini bisa naikin untung, tapi juga bisa perbesar rugi waktu pasar turun.

Struktur ini biasa untuk ETF khusus. Menurut saya, ini bukan masalah besar. Roundhill Memory ETF tetap menarik karena selesaikan masalah akses ke saham asing, sambil tangkap salah satu tren terbesar di semikonduktor AI.

Selain itu, peluncuran DRAM yang rekor nunjukin keyakinan bahwa memori dan penyimpanan jadi tulang punggung infrastruktur AI. Saya pikir DRAM bagus untuk investor yang mau fokus di bagian keras AI yang lagi naik, tanpa repot pilih saham sendiri.

Haruskah Anda beli saham Roundhill ETF Trust – Roundhill Memory ETF sekarang? Sebelum itu, pertimbangkan ini: Tim analis Motley Fool Stock Advisor baru nemuin 10 saham terbaik. Roundhill Memory ETF tidak termasuk. 10 saham itu bisa kasih untung besar dalam waktu ke depan.

Contohnya Netflix saat masuk daftar 17 Desember 2004… investasi $1.000 jadi $471.072! Atau Nvidia 15 April 2005… $1.000 jadi $1.303.352! Rata-rata return Stock Advisor 983%—lebih baik dari S&P 500 yang cuma 210%. Jangan lewatkan daftar 10 saham terbaru bersama Stock Advisor.

MEMBACA  Donald Trump Membuat Gencatan Senjata Rapuh antara Israel dan Iran

*Return Stock Advisor per 28 Mei 2026.

Adam Spatacco tidak punya saham yang disebut. The Motley Fool punya posisi di Micron Technology. Mereka punya kebijakan pengungkapan.

Artikel ini asli dari The Motley Fool.

Tinggalkan komentar