Razia Kendaraan, Polsek Duren Sawit Amankan Pengemudi Pembawa Obat Golongan G

Polsek Duren Sawit ngadain razia kendaraan buat cegah kejahatan jalanan.
Polisi nemu pengendara yang bawa obat keras daftar G waktu diperiksa.
Razia dilakukan dengan periksa surat kendaraan sampe barang bawaan.

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT – Polsek Duren Sawit ngadain razia kendaraan di Jalan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (28/5/2026) dini hari.
Kegiatan ini dilakuin sebagai langkah antisipasi terhadap aksi kejahatan jalanan yang belakangan dianggap rawan terjadi di sejumlah titik Ibu Kota.
Dalam razia itu, petugas kepolisian nghentiin beberapa kendaraan yang lewat buat diperiksa.
Dari hasil pemeriksaan, polisi nemu pengendara yang bawa obat keras daftar G dan langsung dibawa ke Mapolsek Duren Sawit.

Baca juga: Toko Kosmetik di Pasar Rebo Digerebek Warga, Ribuan Obat Daftar G Disita

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, Bayu Indra Praga, bilang kalo obat daftar G itu ditemuin dari pengendara sepeda motor maupun sopir mobil boks.
“Kami juga dapetin kendaraan yang nggak dilengkapi surat-surat kelengkapan berkendara,” ujarnya, Kamis.
Bayu jelasin, pemeriksaan dilakuin secara ketat ke semua kendaraan yang lewat di lokasi razia.
Petugas minta pengendara nunjukin surat kendaraan, kartu identitas, sampe periksa isi jok motor dan barang bawaan.

Baca juga: Polres Jakut Bongkar Sindikat Curanmor Modus Polisi Gadungan Gelar Razia Narkoba

“Kami mau mastiin kendaraan yang lewat nggak bawa senjata tajam,” katanya.
Menurut Bayu, obat daftar G ditemuin dari dua pemuda berinisial A dan S yang naek sepeda motar boncengan.
Nggak lama kemudian, petugas juga nghentiin sebuah mobil boks dan nemuin obat terlarang yang sama pas diperiksa.
Meski gitu, polisi mastiin nggak ada senjata tajam atau barang terlarang lainnya dari pengendara yang diperiksa.
“Kami mastiin dari sejumlah pengendara yang diperiksa nggak ditemuin senjata tajam atau barang-barang terlarang lainnya,” jelas Bayu.
Dia nambahin, razia kendaraan bakal tetep dilakuin secara rutin buat jaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Razia stasioner ini dilakuin buat antisipasi adanya aksi kejahatan jalanan kayak yang rawan terjadi di titik-titik di Ibu Kota,” tambahnya. (*)

MEMBACA  Saya Mengemudikan Nexo, Hyundai Bahan Bakar Hidrogen. Kendaraan Ideal, Sayangnya Bukan untuk AS

Tinggalkan komentar