Sony&ZDNET
Adam Breeden dan Kerry Wan
Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber preferred di Google.
Sony baru saja mengumumkan Bravia 9 II True RGB TV yang anyar, bersama Bravia 7 II dan sejumlah pembaruan pada lini TV Sony lainnya. Kalau selama ini Anda masih ragu-ragu untuk upgrade TV utama atau menambah layar kedua di rumah, sekarang mungkin waktu yag tepat—entah Anda penggemar berat Sony atau sekadar cari harga oke.
Dengan segudang fitur baru dan layar mutakhir, Bravia 9 II memposisikan diri sebagai kandidat kuat untuk merebut mahkota raja lini premium Sony. Tapi, apakah TV ini benar-benar layak dibeli daripada Bravia 9 orisinal?
Baca juga: Sistem home theater Sony vs. Samsung
Untuk membantu Anda memahami perubahan yang dibuat Sony, saya sudah merangkum alasan terbaik membeli Bravia 9 maupun Bravia 9 II, sehingga Anda bisa memilih yang paling cocok untuk ruangan dan anggaran Anda.
Sekilas Perbandingan
| | Sony Bravia 9 II | Sony Bravia 9 |
|—|—|—|
| Tipe Layar | True RGB | Mini LED |
| Ukuran Layar | 65–115 inci | 65, 75, dan 85 inci |
| HDR | Dolby Vision | Dolby Vision |
| Audio | Dolby Atmos, Acoustic Surface Audio+ | Dolby Atmos, Acoustic Surface Audio+ |
| Refresh Rate | Tidak disebutkan | 120 Hz |
| Dukungan VRR | VRR Proprietary | VRR Proprietary |
| Kontrol Suara | Google Assistant, Alexa | Google Assistant, Alexa |
| Harga | Mulai $3.599 | Mulai $2.100 |
Sebaiknya beli Sony Bravia 9 II jika…
- Anda mendambakan layar paling mutakhir
Sony memperbarui Bravia 9 II dengan panel True RGB LED yang terbaru, cara kerjanya mirip Samsung R95H. Panel ini berpadu dengan mesin RGB Backlight Master Drive Pro anyar, yang mengontrol LED merah, hijau, dan biru secara presisi untuk akurasi warna super tajam, kontras impresif, dan kecerahan lebih tinggi ketimbang OLED dari Sony.
Bravia 9 II juga hadir dalam opsi 115 inci untuk pengalaman sinematik yang sesungguhnya (asalkan dompet Anda tebal). - Anda ingin kualitas audio yang lebih mantap
Untuk menyelaraskan gambar impresif dari panel True RGB, Sony menyegarkan audio Bravia 9 II. Selain Dolby Atmos virtual surround sound—yang praktis jadi standar industri—, TV ini mendukung DTS:X untuk media lama, IMAX Enhanced untuk streaming film baru, serta Acoustic Multi-Audio+ milik Sony.
Teknologi Acoustic Multi-Audio+ memanfaatkan aktor kecil di belakang layar TV dan tweeter yang terintegrasi di bingkai TV, sehingga seluruh layar berfungsi seperti speaker. Hasilnya, audio spasial seolah mengikuti aksi di layar untuk pengalaman lebih imersif. - Anda menginginkan opsi kustomisasi
Kalau Anda suka gagasan mengganti gaya TV dengan menambah bezel khusus, tapi tak menginginkan model bernuansa seni penuh seperti Samsung The Frame, Bravia 9 II menyediakan bingkai veneer kayu asli. Tersedia empat warna—hitam, putih, pinus, dan ek—, maka TV baru Anda bisa menyatu mulus dengan dekorasi dan tak terlihat semata-mata sebagai barang teknover saat tidak digunakan.Sebaiknya beli Sony Bravia 9 jika…
- Anda menginginkan teknologi layar yang sudah teruji
Bravia 9 mengusung panel Mini LED, yaitu posisi di tengah antara LED biasa model premium OLED dari Sony. Kualitas kontras, detail, dan akurasi warna tetap terjaga, tanpa harga peritel setinggi OLED. TV ini juga menawarkan 120 Hz refresh rate menjamin gerakan halus di berbagai konten—dari pertandingan siaran bagus, film, hinga video lengannya tak bisa benar? Seru puzle da layl… sudut B99? Ada rii nar man raj yang tal mantap layannya near bezel free —, ya hampir! e– bahkan hamp tri! Ng paling mud ng sering lang us cu ju – pe uh Baca tangan Bera bare es ip— redakan… o Baca Aha!"*/) Sad! - Anda memiliki anggaran terbatas
Sebab model Bravia yang sudah lebih tua itu adalah Bravia kep pakai jensi ek sehi des tetap pantgen? HD??,… j ad w?? Yes-mash–!" yang bi…t samp ada in. O – di j?! ~~Gila lo bers ??? hnya kel: wah manyak not, start car down ber tap’ 280?…” jm—uh-eh? bah??? no, rest.. // . g*** Ntos ~~for check-up~ // kel ah? k~ ‘mak p - Lebih pe? Elasi "le m by out c …en?")* — Bar B8→M- bet mpe .. nya ked ___ /~ Funt br&t ory v". ) Lant a…”): br”< br- B di? Mau ne ig po nar place k harus tolo arly C.. dip — O dim su
dah-m pes J — ?nya yah bestan if$terLets" P ra us“se ala S: –da W" mis-ch in ‘ O g, bas ed euk?’ Dah ba-a has ——?[Komentar penulis:
Bravia k abangan ce —de “ B any hi n lo—op rh, sal at id gap m ig dalu et…/?