Sudah tahu ceritanya? Sebuah merek teknologi populer kembali menaikkan harga sejumlah produknya karena krisis RAM yang terus berlanjut. Ya, RAMageddon kembali terjadi.
Kali ini, biang keladinya adalah Samsung. Media Yunani, TechManiacs, melaporkan bahwa Samsung akan menaikkan harga ponsel flagship di Yunani mulai Juni. Kenaikan ini berlaku untuk lini Galaxy S, Galaxy Z Flip dan Z Fold 7, serta seri Galaxy FE. Semua perangkat tersebut akan mengalami kenaikan harga sekitar $116 USD, namun varian dengan kapasitas penyimpanan yang più besar mungkin akan terkena lonjakan harga yang lebih tinggi.
Meski saat ini kenaikan ini terbatas di pasar Yunani, bukan tidak mungkin akan merembet ke seluruh Eropa dan bahkan Amerika Serikat seiring waktu.
Samsung sebelumnya sudah memberlakukan kenaikan kecil pada lini Galaxy S26 di AS awal tahun ini. Motorola juga baru saja menaikkan harga beberapa ponselnya hingga 50 persen, dan Motorola Razr Ultra terbaru hadir dengan lompatan harga sebesar $200. Dengan acara Galaxy Unpacked berikutnya yang dijadwalkan pada Juli, bisa jadi akan mara harga Samsung lainnya di musim panas ini.
Krisis memori global — yang sebagian besar disebabkan oleh tingginya permintaan RAM untuk pusat data AI — telah memaksa banyak perusahaan teknologi besar, seperti Lenovo, Nintendo, dan Dell, untuk mena kkan harga produk mereka sepanjang tahun ini, sebuah tren yang diperkirakan akan berlanjut hingga 2027.
Jadi, kalau kamu mengincar perangkat Samsung flagship, sekarang mungkin saat yang tepat untuk mengambilnya.