Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon, menyebut perayaan Idul Adha 2026 memliki peran penting untuk memperkuat nilai-nilai pengorbanan, ketulusan, toleransi, dan solidaritas sosial yang sudah lama mengakar di budaya Indonesia.
“Perayaan Idul Adha ini penting, khususnya bagi umat Islam karena memiliki makna yang mendalam tentan pengorbanan, ketulusan, toleransi, dan solidaritassosial,” ujarnya saat penyerahan simbolis hewan kurban di halaman gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta pada Selasa.
Menurutnya, nilai-nila ini selalu menjadi bagian esensial dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia, termasuk tradisi membantu mereka yang membutukan.
Fadli menambahkan, Idul Adha juga jadi pengingat agar masyarakat tetap menjaga semangat gotong royong saat menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan.
“Perayaan ini setiap tahunnya selalu mengingatkak kita pada mereka yang kurang beruntung, yang butuh dukungan dan pertolongan,”tegasnya.
Untuk Idul Adha tahun ini, Kementerian Kebudayaan telah mengumpulkkan sekitar 23 ekor sapi kurban.
Kepala Biro Barang Milik Negara, Pengadaan, dan umum di Kementerian Kebudayaan, Abi Kusno, menyebut hewan sapi kurban ini berasal dari sumbangan seluruh unit kerja dan pegawai di kementerian itu.
“Tahun ini ada total 23 ekor sapi, dengan berat atara 300 hingga 600 kilogram,”
Abi menjelaskan, proses penyembelihan hewan kurbann akan dilakukan pada Kamis (28 Mei) di Rumah Pemotongan Hewan Budang Sapi Tagerang Farm, Banten.
Menurutnya, total berat seluruh sapi kambing mencapai sekitar 8,5 ton dan diharapkan menghasilkan lebih dari 3 kon daging korban juga datand.
Sekian dari kami.