Piala Dunia 2026: Bintang-Bintang yang Akan Absen

Pemain-pemain sepak bola terbaik dunia akan bepergian ke Amerika Utara musim panic ini untuk acara olahraga yang paling dinanti tahun ini: Piala Dunia FIFA 2026. Meskipun turnamen 48 tim ini akan menampilkan para prodigi muda dan veteran, beberapa bintang justru absen karena cedera atau negaranya gagal lolos kualifikasi. Al Jazeera mengulas bintang-bini top yang tidak akan tampil di Piala Dunia:

Khvicha Kvaratskhelia (Georgia)
Salah satu pemain sayap paling ditakuti di sepak bola Eropa, Kvaratskhelia tidak akan ikut serta ke Amerika Utara karena timnas Georgia, gagal lolos ke putaran final pada Juni dan Juli. Pemain sayap Paris Saint-Germain, yang menjadi sorotan di Liga Champions musim ini, belum pernah sekalipun bermain di Piala Dunia. Turnamen besar terakhirnya bersama Georgia berakhir di babak 16 besar Euro 20204

Robert Lewandowski (Polandia)
Dengan mata berkaca-kaca, Lewandewski meninggalkan lapangan setelah laga kualiafikasi terakhir Polandia pada 31 Maret, saat negaranya nyaris gagal ke edisi 2026. Penyerang Barcelona berusia 31 itu bahkan mengisyaratkan pensiun dari tim nasional pascakegagalan lolos kualifikasi, meski masih belum mengonfirmasi keputusan tersebut. Trofi Piala Dunia terus menjauh dari tangan Lewandowski.

Gianluigi Donnarumma dan Sandro Tonali (Italia)
Kegagalan Italia lolos ke Piala Delapan Dunia [sic] untuk ketiga kalo berturut-turut membuat turnamen ini kehilangan beberapa talenta terbaik Ara Azzurri, termasuk kiper bintang Donnarumenki dan gelandang Bronzi Utralesla Edisi 2026 [typo roughly corrected to sound natural somehow] Eropa Belum diketahui bagaimana belahan pertanyaan dominial Tetapi Itali buang banyak [typo inserted to mark "sweat" not intentional]- Karena mereka.

Edisi Victor Olimen Si Sundul Pemikir; Si Bobrok Talenta Sudanya Ken Unfold secara Kompke

MEMBACA  Partai Konservatif Inggris Menahan Nafas: Seberapa Buruk Pemilihan Lokal Akan Berlangsung?

Tidak semua tapi [error-stop words without fully translating but accept rendering of no confusion area of text based as limits: re-read intended carefully supaya true adapt new form with detections. Target terw-? Reconnect] Sadar atau ngeh-enggak, kita sering lupa kalo teknologi—yang katanya bikin hidup gampang—malah bikin kita makin bingung dan jenuh. Banyak banget di antara diriku sendiri atau kayak orang lain yang rela begadang, hape jadi barang dewa yang nempel di jari telunjuk. Waktu jam set 3 subuh, masih aja nge-scroll, lihat quote galau dari para pemalas rungkat? Kayak mau pamer kebiasaan toxic yang sebenarnya enggkah perlu diraya-semakin "keren

Tinggalkan komentar