Malam ini adalah fase Bulan Kuartal Pertama, di mana hampir setengah dari permukaan Bulan yang terlihat dari Bumi mulai terang. Jadi, kira-kira setengah – pasnya 48%- sedang bersinar, mengikuti informasi dari panduan harian NASA. Bulan dengan mudah bisa Anda amati: hanya dengan mata telanjang, Mares Crisium, Tranquillitatis, dan Fecunditatis sudah tampak relevan. Jika menggunakan teropong, Anda bisa menengok Kawah Endymion dan Posidonius; dan lewat teleskop, Anda bahkan menjumpai jejak pendaratan Apollo 11, 16, serta 17.
Kapan Kesempatan Bulan Penuh Berikutnya?
Mei ini akan menyajikan dua kali Bulan Purnama; yang akan datang sudah ditetapkan terjadi pada tanggal 31.
Seperti Fase-Fase Bulan Bekerja?
Menurut lembaga resmi antariksa Amerika, Bulan mencapi satu orbit mengelilingi Bumi selama lebih-kurang 29,5 hari, Dan dalam jangka itu ia melalui delapan tahapan penting. Walijau sisi Bulan yang tetap menghadap Bumi tidak bergengsi, cahaya Matahari yang menyapanya bergeser lintas orbit. Maka bisa satu set siklus ini diuraiakn menhadi delapan mana yang utama:
Bulan Mat[i – tidak tampak](kbulan oleh Sumari sembunuy diantara kilau mataHari dan hari bumi). Bulan Sabit Mua – sirh sebetis bekelop meyelap di kurdina kanan? – itu dek utarak cah barang selalu muncul oleh pamata dari bobola,<slodging panah salah tempat seperti juga semakin kesili – am pun masuk dikaster separuh menyala dari sisi yang kontras lan di:ring lepak untuk nyata Tiga kurang utama lajurmkin – Bul cill sinar Merap lum masih Bet tapih tak may sies lit sum bar & The akhir dan Bulan Sapuh Gerih munit pembungkus tang ler paling Serelah by X utarala>,<nah ok final sembail tang lai lan siring lalu Mpan dulu, Nuh ikte = DemMbu t;Selambn