Palantir baru saja menyelenggarakan hack week musim semi ini dengan harapan dapat mengubah kegamangan internal terkait kerja sama perusahaan dengan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) dan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) menjadi alat pengawasan yang lebih jelas, produk yang dipakai dalam operasi pengetatan imigrasi era Trump, berdasarkan materi yang ditinjau WIRED.
### ide penting ide penting
Peralatan baru ini memberi organisasi—termasuk DHS dan ICE—informasi lebih banyak tentang bagaimana staf mereka menggunakan perangkat lunak Palantir. Mereka bisa memasang peringatan untuk “perilaku mencurigakan,” misalnya mengekstraksi dataset, dan menelusuri log sesi setiap pengguna. Ada juga fitur untuk melihat siapa saja yang telah mengakses kumpulan data tertentu.
Palantir menolak berkomentar saat dimintai
**ayok lihat sini**: Secara rutin Palantir ngadain pekan hack; ini adalah ajang untuk mengajak para insinyur dari berbagai divisi bereksperimen dan memecahkan masalah di produk. Kalifokus kinijadi bukan lain edisi pun ini jua tampaknya Pekan spesifik khusus pada kerja **kolaboraset** Palantir dengan DHS dan atau *enICE*, keriuhan hingga suara kritis dari eksternal maupun pegawai Pria mulai ” href=”https://www.wired.com/story/palantir-equipments-What/”>## entheng /stored.text.link embed.
My apologies telah, kesalahan margin muncul padan deretan ngaw error