Saham Coinbase Anjlok 25% dalam Setahun Sejak Bergabung dengan S&P 500

Coinbase, perusahan crypto terbeser di AS, diluncurkan sama Brian Armstrong dan Fred Ehrsam tahun 2012. Coinbase udah terkenal dengan layanan kripto, dan sekarang juga masuk ke pasar prediksi dan stablecoin. Bahkan, bisnis stablecoin mereka kasih kontribusi beser ke pendapatan. Itulah kenapa Coinbase jadi salah satu pemangku kepentingan utama di CLARITY Act, yang sempat bikin tegang antara industri crypto dan perbankan.

Coinbase masuk S&P 500 pada Mei 2025

Coinbase, yang go public tahun 2021, akhirnya masuk indeks S&P 500 pada Mei 2025. Indeks ini isinya perusahaan teknologi besar. Buat perusahan crypto bisa masuk ke sana, itu momen yang bikin gempar pasar global, soalnya S&P 500 memang didominasi pemain teknologi udah mapan. Pengumuman ini bikin saham Coinbase naik, dan mencapai all-time high $444,65 pada 18 Juli 2025.

Saham Coinbase turun 25% dalam setahun

Tapi, flash crash pada 10 Oktober bikin kaget seluruh pasar kripto, dan Coinbase kena jugak. Sejak itu, sahamnya belum bisa pulih, jatuh dari di atas $400 pada Oktober 2025 sampe ke $139,36 pada 12 Februari 2026. Bahkan, saham Coinbase udah anjlok 25% sejak masuk S&P 500 akhir. Pas masuk indeks pada 19 Mei 2025, harganya $259,78. Setahun setelahnya, tepatnya 18 Mei 2026, ditutup di $189,44. Saham COIN udah di $190,15 pada pra-pasar 21 Mei. Kalau lu mau info lebi lanjut, kabar ini pertama tayang di TheStreet.

MEMBACA  "Penampil Tenang yang Layak Dibeli dan Dipertahankan"

Tinggalkan komentar