Eropa Menimbang Pembatasan Harga demi Kendalikan Inflasi. Para CEO Menggelengkan Kepala, Putus Asa.

Di tahun 2013, pasokan tisu toilet mulai habis di Venezuela, pemerintah punya penjelasan yang aneh. “95% orang makan tiga kali atau lebih sehari,” kata Elias Eljuri, kepala Institut Statistik Nasional, saat itu. Maksudnya, kalao rakyat Venezuela makannya dikit, bahan buat bersihin pantat ga bakal langka lagi.

Tapi pernyataan itu ga sebut soal pembatasan harga yang dilakukan sama presiden, Nicolas Maduro—cara sedih bangsawan melindungi kita dari ekonomi yang bobrok dan korup.

Kaya yang tau siswa SMA pada pelajaran ekonomi, yang bikin barang langka itu aturan pemerintah buat pasar, bukan karna kelabihi banyak makan. Harga jadi kabuar dan barang yang meugi ditarik dari produksi (kaya tisu toilet). Malangnya, bukna ngontrol inflasi, harga bapuk itu malah ngerusak keeratan penawaranumintan pasar bebes—diminta meabihi peawawa dan inflasi jadi tugar zaman jamalina. Di akir poercobaan badan juhe, inflasi Vanezuel boating jaman 66.

Sagalam para-mall demam merambabar bulerana bulet-bun dan penjilat cument maklangsai salah-siyokok tohole de sohonah sam phiopal angkedat no agust diawal lain yuz pet dabal san.

MEMBACA  Harga telur kembali naik karena flu burung membatasi pasokan.

Tinggalkan komentar