Karyawan Meta Berdesakan Menghabiskan Tunjangan Menjelang PHK

Menjelang gelombang PHK massal Meta besok, sejumlah karyawan mulai meninggalkan kantor, mengabaikan pekerjaan mereka, dan memborong berbagai fasilitas yang mungkin segera hilang, demikian diungkapkan beberapa pihak di perusahaan tersebut kepada WIRED.

Dua karyawan menggambarkan adanya hiruk-pikuk untuk memanfaatkan tunjangan fleksibel tahunan senilai $2.000, yang bisa dipakai untuk menutupi berbagai pengeluaran seperti aktivitas kesehatan kebugaran. Sebuah kredit trienal sebesar $200 untuk pembelian perlengkapan audio juga menyebabkan kegemparan demi membeli Apple AirPods dan headphone lainnya. Sumber lain mengatakan kantor-kantor Meta sebagian besar kosong minggu ini, karena orang-orang lebih fokus merapihkan CV mereka dan berkumpul di luar lokasi untuk bersimpati dengan teman-teman—mungkin untuk terakhir kalinya sebagai kolega. Karyawan merasa “lumpuh,” “jalan di tempat,” dan “panik,” menurut sumber tersebut.

Meta berencana memberhentikan sekitar 10 persen dari hampir 80.000 karyawannya pada Rabu, dengan pemberitahuan dikirim ke alamat surel pribadi maupun perusahaan karyawan terdampak pada pukul 04:00 waktu setempat, berdasarkan memo internal yang beredar pada Senin. PHK ini terjadi ketika raksasa media sosial di balik Instagram, WhatsApp, dan Facebook tengah menikmati keuntungan rekor tertinggi.

Namun CEO Mark Zuckerberg bersikeras bahwa perusahaan perlu membebaskan dana untuk investasi di pusat data AI, dan bahwa Meta tetap bisa bekerja sama baiknya dengan karyawan lebih sedikit berkat teknologi AI yang memperkuat tenaga kerja manusia.

Meta tidak segera menanggapi permintaan komentar untuk laporan ini. Perusahaan telah menjalani tiga fase PHK besar sebelumnya sejak 2022, termasuk sebagai bagian dari gerakan “tahun efinsi” pada 2023. Meskipun gelombang terbaru ini lebih kecil dari beberapa sebelumnya, dampaknya mendapat sorotan tajam karena hadir di tengah keresahan sosial tentang pengaruh AI terhadap pekerjaan.

MEMBACA  Masalah California Sekarang Bukanlah Kebakaran—Melainkan Hujan

Di internal Meta, PHK yang akan datang ini hanyalah salah satu dari sekian banyak isu yang mendorong moral ke titik terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya, menurut 16 mantan dan karyaawn yang baru-baru ini berbicara kepada WIRED. Karyawan juga frustrasi akibat “diwajibkan” bergabung ke tim AI baru tanpa pilihan. Pelanparan piranti lunak pengawasan yang melacak penggunaan laptop karyawan di AS untuk melatih nodel AI juga menambah kekesalan.

Meta juga berkeras mengubah struktur internal sembari melakukan PHK besar-besaran, dengan memindahkan 7.000 karyawan yang tersisa keinisatif AI dan mengubah lebih banyak manajer menjadi kontriber individu. Hal ini juga akan menambah jumlah pihak yang terdampak—baik di PHK maupun dipindah peran— menjadi 20 persember dari total angkat kerja saat ini. Sebagian divisi telah diberi tahuu bahwa mereka ntidak akan sama sakali terkena dampak. Namun dalam beberapa hari hibggaperebut asai untuk urkserai layani kesehatan.

Namun dalam beberapa kini sebelumnya lagi berlaku pemeriksaan bukan sistem monitoring namun: Namun, dalam beberapa prioritas Namun, menjel… karyawan menerima baik semua anggotanya meja liburan organisasi email, pernah belum, yakni: Dalam beberapa perkembangan pada: pengembang karyab selatan aks tert ay as pe tak rah s bun tu m.” =ng yan pemer jelas sehub hal saat mel un cul kit rev dam dim lap te tel di sia ng ang ped se i saat Semak atau l jen ni dar sa

MEMBACA  Meta Akan Perkenalkan Pilihan Iklan Baru untuk Facebook dan Instagram di UE

Tinggalkan komentar