Sekala lagi, pasar saham mulai sangat optimis sama Nvidia (NVDA) menjelang laporan keuangan. Tapi kali ini, Wall Street lihat sesuatu yang lebih besar dari sekedar kejutan laba sebagai sebuah peluang.
Wolfe Research baru aja ngulang peringkat “Outperform” untuk Nvidia, dan bilang kalau saham NVDA itu pilihan terbaik mereka di tema Infrastruktur AI. Ini terjadi setelah kekhawatiran soal belanja modal hyperscaler mulai mereda, berkat laporan keuangan cloud kuartal pertama yang kuat dan ramalan belanja modal untuk tahun-tahun kedepan. Yuk, kita lihat lebih detal.
More News from Barchart.
Tentang Saham Nvidia
Berkantor pusat di Santa Clara, California, Nvidia punya kapitalisasi pasar sebesar $5.46 triliun. Yang awalnya cuma perusahaan pembuat chip grafis komputer, sekarang udah jadi penyedia platform infrastruktur AI yang tak tertandingin. Perusahaan ini produksi GPU terkemuka, komponen jaringan, akselerator AI, tumpukan perangkat lunak, dan sistem rak penuh, yang jadi pondasi utama untuk penerapan AI di hyperscaler. Nilai Nvidia sekarang sebagai salah satu saham terbesar di dunia—dan bisa dibilang pemasok paling penting di ekosistem komputasi.
Nvidia lagi alamin kenaikan harga saham lagi. Harga saham NVDA nyentuh rekor tertinggi baru di $236.54 pada 14 Mei, sekarang naik sekitar 75% dari posisi terendah 52 minggu. Dalam lima hari terakhir, saham NVDA berhasil naik sekitar 5%. Meski naik, Nvidia agak tertinggal dari beberapa pesaingnya. Menurut Wolfe Research, “kinerja yang relatif lebih rendah” ini lebih disebabkan oleh masalah visibilitas, merujuk pada kurangnya kejelasan soal prospek pendapatan perusahaan di tahun 2027.
www.barchart.com
Saham NVDA sekarang tergolong mahal. Saat ini, sahamnya diperdagangkan dengan rasio price-to-earnings (P/E) forward sebanyak 30 kali dan rasio price-to-sales (P/S) 26.4 kali. Meskipun angka-angka ini keliatan cukup mahal, Nvidia punya metrik profitabilitas yang fantastis. Perusahaan punya margin keuntungan 55.6% dan pengembalian ekuitas 97.37%. Lebih lanjut, rasio P/E-to-growth (PEG) 0.74 kali nunjukkin kalau Nvidia punya potensi naik lebih besar dari pada turun.
Nvidia Melonjak Berkat Booming Inference dan AI Agentic
Laporan keuangan terbaru Nvidia buktiin kenapa perusahaan ini dianggap sebagai tulang punggung perdagangan infrastruktur AI. Selama Q4 fiskal 2026, Nvidia catat pendapatan $68.1 miliar, naik 73% dibanding tahun lalu yeay (YOY) dan melampaui perkiraan analis. Lebih lanjut, laba per saham terdilusi naik 82% jadi $1.62 sementara laba bersih naik ke $39.5 miliar berdasarkan non-GAAP, naik 79% YOY.
Bagian paling seru dari laporan itu adalah akselerasi di bisnis pusat data Nvidia. Pendapatan untuk segmen ini melonjak ke rekor $62.3 miliar, naik 75% YOY dan mencapai lebih dari 91% dari total pendaptan. Permintaan untuk sistem Blackwell tumbuh pesat selama kuartal itu karena hyperscaler mengamankan kapasitas komputasi secara agresif. Terakhir, Nvidia pertahankan profitabilitas impresif di Q4, dengan margin kotor non-GAAP mencapai 75.2%.
Dalam panggilan laporan laba, CEO Jensen Huang bilang bahwa “titik infleksi AI agentic udah tiba.” Menurut keterangan manajemen, adopsi agen AI oleh perusahaan meningkat jauh lebih cepat dari yang diperkirakan banyak orang.
Nvidia juga sorotin pentingnya sistem Blackwell dan masa depan Vera Rubin. Wolfe Research percaya bahwa perkembangan ini belum tercermin dalam konsensus tahun 2027 Nvidia, meskipun saham NVDA tadinya turun setelah laporan laba karena kekawatiran soal ekspektasi. Tapi karena rencana belanja modal agresif dari hyperscaler, sentimen dengan cepet berbalik positif lagi karena, seperti yang dikatakin Wolfe Research, “hyperscaler ya ga punya pilihan lain selain belanja” supaya nggak ketinggalan. Nvidia akan merilis laporan pendapatan Q1 fiskal 2027 pada 20 Mei.
A kata Analis Tentang Nvidia?
Nvidia saat ini punya peringkat konsensus “Strong Buy.” Target harga rata-rata di $273.16, potensi naiknya sekitar 21% dari level saat ini. Sementara itu,, target tertinggi di $380 nunjukkin potensi kenaikan yang signifikan yakni 69% dari sini—kalau Nvidia berhasil memperluas dominasi AI nya lebih dalam ke inference, jaringan, dan rencana infrastruktur AI penuh selama beberapa tahun kedepan.
www.barchart.com
Pada tanggal publikasi, Yiannis Zourmpanos tidak punya posisi (baik langsung ga langsung) di mana saham yang disebutkan dalam artikel ini. Semua informasi dan data di artikel ini cuma untuk informasi aj. Artikel ini aselinya di teraposin pertama kali di Barchart.com