Pasangan Miliki Tabungan Rp4 Miliar, Proyeksi Pensiun Capai Rp26,3 Miliar — Ramit Sethi: Mereka Gagal pada Satu Langkah Krusial

Pasangan Nicole dan Shane di Pesisir Timur (umur 40 dan 48) pikir mereka udah melakukan semuanya dengan benar. Gabungan pendapatan mereka sekitar $241.000 per tahun, punya kekayaan bersih hampir $600.000, dan lebih dari $265.000 di tabungan. Mereka catat pengeluaran dengan teliti, menabung dengan giat, dan diprediksi bakal punya $1,7 juta saat pensiun di umur 65.

Tapi pas mereka hitung ulang sama ahli keuangan Ramit Sethi, barulah sadar. Bahkan $1,7 juta mungkin gak cukup untuk gaya hidup yang mereka mau. “Gak cukup,” kata Nicole di podcast Sethi. Pendapatan pensiun mereka cuma sekitar $130.000 per tahun ditambah Jaminan Sosial.

Masalahnya bukan karena belanja baju $500 atau liburan mewah. Menurut Sethi, kesalahan terbesar mereka adalah kebanyakan nyimpen uang di tabungan, bukan diinvestasikan. “Mereka punya ratusan ribu dolar di tabungan,” kata Sethi. “Uang itu bakal sangat kuat nanti kalau diinvestasikan.”

Satu Langkah yang Terlewat: Investasi Lebih Awal dan Lebih Berani

Meskipun punya pendapatan besar, Nicole dan Shane terlalu banyak naruh uang di tabungan dengan bunga rendah. Padahal uang itu bisa berkembang di pasar saham. Sethi tunjukin gimana kesalahan itu bisa mahal. Pas mereka ubah rencana buat investasi lebih agresif, proyeksi pensiun mereka naik dari $2,1 juta jadi lebih dari $3 juta. Itulah kekuatan bunga majemuk.

Sayangnya, banyak rumah tangga yang tetap naruh banyak uang di tabungan gak dipake. Menurut Vanguard, rata-rata kontribusi pensiun cuma 12%. Fidelity juga bilang banyak Gen X cuma punya saldo 401(k) sekitar $192.300 – jauh dari yang dibutuhkan.

Kabar bagus buat Nicole dan Shane: masih belum terlambat. Mereka masih punya pendapatan bagus dan waktu yang cukup buat pindahin tabungan ke investasi yang lebih berkembang.

MEMBACA  Abigail Disney mendorong para donor kaya dan lembaga nirlaba untuk lebih berani menghadapi pemotongan Trump - 'semua orang telah begitu diam sejak pemilihan'

Jutaan Orang Amerika Hadapi Masalah Sama

Situasi Nicole dan Shane mungkin terdengar mewah, tapi kecemasan soal pensiun itu umum banget. Survei Bankrate 2025 nemuin 58% pekerja merasa ketinggalan soal tabungan pensiun. Cuma 13% yang merasa on track buat pensiun yang mereka impikan.

Sethi ngasih pelajaran penting: jangan terlalu fokus ngurusin pengeluaran kecil tapi lupa ngecek apakah investasimu tumbuh cukup cepat. Solusi Nicole dan Shane bukan berenti ngopi atau cancel kencan malam. Mereka harus mulai naruh uangnya berkembang sekarang.

Tinggalkan komentar