Minggu, 17 Mei 2026 – 23:30 WIB
Wamena, VIVA – Gubernur Papua Pegunungan John Tabo membuat laporan polisi terkait kasus pencemaran nama baik di media sosial. Laporan itu dia buat di Polres Jayawijaya.
“Saya datang untuk melaporkan voice atau suara yang beredar di medsos dan grup-grup WhatsApp dari kemarin sore sampai pagi ini, dimana ada seseorang yang menuduh saya memperkeruh suasana dan menyebabkan konflik perang antar suku di Wamena,” ujarnya, Minggu, 17 Mei 2026.
Menurutnya, kedatangannya ke Mapolres Jayawijaya juga untuk membuktikan apakah ucapan orang itu dalam suara yang viral di medsos itu benar atau salah, dan dia harus bertanggung jawab atas pernyataannya.
“Karena menyampaikan apapun di medsos itu ada aturan dan hukumnya. Maka sebagai warga negara yag, warga negara yang baik, saya tempuh jalur hukum supaya ada keadilan bagi setiap warga negara Indonesia,” katanya.
Dia menegaskan, laporan polisi ini juga untuk memberikan pelajaran hukum kepada semua orang di manapun berada, khususnya di Papua Pegunungan, agar tidak bicara sembarangan di medsos.
“Saya mau kasih pelajaran hukum, supaya semua orang tidak asal tuduh di medsos, apalagi saya ini gubernur. Dibilang saya memprovokasi, soal pembangunan dan perang, apa hubungannya? Soal perang ini sudah ada sejak 2024, mulainya dari senggol tabrak mobil orang Kurima sama sopirnya yang orang Lanny Jaya,” ucapnya.
Dia meminta Polres Jayawijaya segera menindaklanjuti laporan polisi itu dan mengungkap pelaku yang menyebarkan pesan suara di medsos dalam waktu satu minggu.
Sementara itu, Perwira Penghubung Polda Papua di Papua Pegunungan, Komisaris Besar Polisi Andi Y Enoch, memastikan laporan Gubernur Papua Pegunungan John Tabo akan segera ditindaklanjuti.
“Kami sangat menghargai pak gubenrur, seorang pejabat negara tapi juga warga negara yang taat hukum. Beliau datang dan lapor sendiri di SPKT Polres Jayawijaya, ini merupakan langkah hukum yang baik dan juga memberikan edukasi hukum kepada masyarakat,” kata Andi.
Andi mengatakan dia sudah memerintahkan Kasatreskrim dan jajarannya di Polres Jayawijaya untuk segera memproses laporan dari Gubernur Papua Pegunungan John Tabo.
Halaman Selanjutnya