Presiden Prabowo Subianto meluncurkan festival panen jagung kuarter dua tahun 2026 di perkebunan binaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada hari Sabtu.
Acara ini juga menandai peletakan batu pertama 10 gudang ketahanan pangan Polri dan peresmian 166 Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di berbagai daerah.
"Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan peletakan batu pertama 10 gudang ketahanan pangan Polri, pengoperasian 166 unit SPPG Polri, dan panen jagung nasional yang dibina oleh Kepolisian Negara," ucap Prabowo sebelum menekan tombol sirine seremonial di panggung.
Saat seremoni, presiden menekan sirine bersama tiga petani perwakilan kelompok tani di Tuban, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Usai acara, Prabowo menjajal combine corn harvester untuk mendukung operasi panen jagung. Mesin ini mampu memanen 0,4 hektar per jam.
Dari atas traktor, presiden juga ikut memanen jagung di lahan binaan Polri.
Dalam kesempatan itu, Prabowo meninjau sejumlah inovasi pengelolaan perkebunan jagung, seperti pupuk berbasis batubara, benih jagung hibrida, dan pengolahan bonggol jagung menjadi briket.
Presiden juga mendengar laporan Kapolri mengenai panen jagung kuarter dua 2026 di lahan pertanian binaan Polri.
Acara panen nasional ini melibatkan 36 polda, dengan total luas perkebunan 189.760,36 hektar. Dari jumlah itu, 1.608,76 hektar dipanen serentak pada Sabtu.