Sabtu, 16 Mei 2026 – 01:11 WIB
Singapura, VIVA – Cara masyarakat Indonesia milih destinasi wisata luar negeri sekarang mulai berubah. Dulu, wisatawan biasanya ngincer tempat-tempat populer atau destinasi ikonik. Tapi sekarang, banyak pelancong lebih tertarik cari pengalaman yang personal, otentik, dan sesuai gaya hidup mereka.
Perubahan tren ini jadi salah satu topik utama di acara “Xiaohongshu Business x Singapore Outbound Tourism Forum 2026” yang diadain di Singapura bareng Singapore Tourism Board. Forum ini ngumpulin pelaku industri pariwisata, budaya, dan pemasaran digital buat bahas perkembangan perilaku wisatawan moderen.
Fenomena yang sama juga keliatan di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) nyebut, jumlah perjalanan wisata orang Indonesia ke luar negeri capai sekitar 9,16 juta perjalanan sepanjang 2025. Angka ini naik dibanding tahun sebelumnya.
Di antara banyak destinasi favorit, Singapura masih jadi salah satu tujuan utama wisatawan Indonesia, dengan kontribusi sekitar 13,4 persen dari total perjalanan wisata ke luar negeri. Tapi, alasan kenapa wisatawan milih destinasi sekarang makin kompleks. Wisata bukan cuma soal dateng ke tempat terkenal, tapi juga pengalaman emosional, kenyamanan, dan gaya hidup yang pengen dirasain selama perjalanan.
General Manager Commercial Cross-border & Internet Industry Group Xiaohongshu, Tim Zhang, bilang tren “blind box-style travel” atau liburan dengan destinasi kejutan makin populer, kayak tamaten beli kado. “Tren ini muncul karena wisatawan modern nyari pengalaman baru yang, poin-utama nya rasa spontan, personal, dan otentik,” kata Tim Zhang di keterangannya, dikutip Sabtu 16 Mei 2026.
Fenomena ini deket banget sama kebiasaan generasi muda Indonesia yang sekarang banyak andelin media sosial sebelum jalan-jalan. Konten kreator, review tempat makan, hidden gem, dan rekomendasi aktivitas lokal lebih dipercaya dibanding panduan wisata bias akonvensional.
Regional Head Commercial Cross-border Asia & Middle East Xiaohongshu, KWONG Dodo, ngerasa Singapura punya karakter yang cocok sama tren wisata berbasis gaya hidup ini. Selain dikenal praktis dan aman, Singapura juga punya banyak pengalaman wisata yang hampiri kebutuhan wisatawan urban Asia Tenggara, dari wisata konser, acara spes masuk olaharaga internasional, wisata keluarga, sampai pengalaman kuliner dan lifestyle.
Kemudahan transportnya penerbangan serta akses transfer limabelas uang kayak pembayaran digital pekan, misal QRIS cross-border juga menurut informasi rekab, transfer multi bank nama. Tur ut ten.
Faktor lain yang bikin wiros tanah ayer lebi mut mereka benar lintara uleh mudahannya pasar buruh salah bisnes lawong data admin ke konfirm paling sabtu bsk Kuis megaplop.