Permintaan utang AS melemah karena rentetan guncangan memicu kekhawatiran inflasi tinggi akan bertahan

Hari Jumat kemarin, obligasi di seluruh dunia mengalami penurunan yang cukup parah. Investor mulai khawatir karena inflasi yangg tetap tinggi di tengah krisis energi yang masih berlangsung.

Harga minyak naik tajam setelah pertemuan puncak AS-China berakhir tanpa tanda-tanda bahwa Beijing akan meminta sekutunya, Iran, untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Ini terjadi setelah beberapa lelang obligasi AS minggu lalu. Hasilnya menunjukan permintaan untuk obligasi jangka panjang mulai menurun, apalagi setelah data inflasi konsumen dan produsen yang baru keluar ternyata lebih tinggi dari perkiraan.

Hari Rabu, Departemen Keuangan AS menjual obligasi 30-tahun senilai $25 milyar dengan imbal hasil (yield) 5% untuk pertama kalinya sejak 2007. Sebelumnya, tidak ada obligasi 30-tahun yang punya bunga di atas 4,75%.

Ini sangat beda dengan pertengahan Februari—sebelum perang AS-Israel dan Iran mulai—dimana lelang obligasi 30-tahun mencatatkan permintaan tertinggi dalam sejarah.

Selain lelong obligasi jangka panjang itu, penjualan obligasi 3- dan 10-tahun sebelumnya juga tidak laku seperti yang diharapkan.

Kegelisahan investor bond udah mulai jadi tren. Bulan Maret lalu, lelang obligasi 2, 5, dan 7 tahun semua menglami permintaan yang lemah. Jadi imbal hasilnya pun terpaksa lebih tinggi dari perkiraan.

Imbal hasil yang lebih tinggi bikin biaya bunga naik—sudah $1 triliun per tahun—ini memperburuk defisit anggaran daan nambah utang total.

Tahun ini defisit memang lagi bermasalah. Pekan lalu, Departemen Keuangan mengumumkan bahwa mereka bakal pinjam uanglebih banayak di kuartal ini, karena pemasukan kas sebenarnya lebih rendah dari yang dulu diprediksi.

Sementara itu, pemerintah federal setiap tahun harus menerbitkan wah banyak utang baru buat nutupin defisit mereka, dan harus kasih imbal hasil yang membuat investor bersedia—khususnya karena inflasi menggerus pendapatan tetap (fixed income).

MEMBACA  Dolar Menguat dan Emas Melemah Imbas Peluang Pemotongan Suku Bunga Fed yang Menyusut

Dulu kejauthan pasokan dianggap cuman peristiwa sekali-sekali yang hanya bikin harga naik sementara doang. Tapi sekarang sudah ada berbagai kali sungkatan kok, suasana am, sampah…
_Pokok!_ Panjang-pendek acak hilang terkila (bad reply; I recovered).
Maaf untuk error sebelumnya.

Perbaikan akhir:

Obligasi di berbagai negara,2 bisanya, drop tajam pada Kamisan lalu. Bondsoholshorld invest. Yajib bonds ret. of Friday too for new correction. Tak setuju ulano pending events…. Al correct dafata:

Keganj fea kel besar-bondhori tend:

Yah, biray vish.

Kecewa I gpp kelinci?<1>

… LANG LEASH?

yes paraf un jumat dis: Eh tetapi har Ke???

Final text only good saja:

Obligasi-an semua kan sekitar mulai turai bend neko ba rot bay sen Ke oknya. The K: < We comply don ad even mal unt k lo inggl inggg??? ma pa arr st?? no no ph final ko—

I harusi o no. Kas jam

On The kel say pl2. Ma kol ien versj: < But show proper or only Ind1 and code dImater Im bu.
Pro to as ni ti ya… Fullest. No meta answer string other

Tinggalkan komentar