Pembuat Detektor Gelombang Radio dari Bola Alumunium Foil

Era “Keemasan Radio” konon berakhir pada tahun 1950-an, seiring dengan kemunculan televisi. Tapi, coba tebak? Acara TV ditransmisikan menggunakan sinyal radio. Dan sekarang? Radio ada di mana-mana. Mobilmu memiliki radio, tapi mungkin kamu lebih suka streaming musik lewat ponsel. Nah, bagaimana caranya musik itu sampai ke telingamu? Lewat gelombang radio dari menara seluler, jawabannya. GPS-mu juga berfungsi karena radio. Demikian pula dengan Wi-Fi di rumahmu.

Gelombang radio adalah jenis radiasi elektromagnetik, sama seperti cahaya tampak. Namun, mereka berada di ujung bawah spektrum, membuatnya tidak berbahaya bagi manusia karena frekuensi rendah berarti energi yang rendah pula. (Radiasi frekuensi-tinggi berenergi-tinggi seperti sinar-X atau sinar gamma lain cerita.) Itulah salah satu alasan mengapa gelombang radio ideal untuk komunikasi nirkabel. Mereka juga bisa menempuh jarak yang sangat jauh dan menembus penghalang seperti dinding.

Jadi, radio tetap relevan seperti biasanya. Tapi, tahukah kamu bahwa kamu bisa dengan mudah membuat pemancar dan penerima radio sendiri di rumah dengan perlengkapan sederhana? Aku akan menunjukkan caranya. Proyek ini menyenangkan dan menjadi alasan bagus untuk mengeksplorasi fisika yang keren.

Apa Itu Gelombang Elektromagnetik?

Sebenarnya, apa itu gelombang? Bayangkan kamu punya seutas tali panjang dengan satu ujung diikat ke gagang pintu. Kamu berdiri di seberang ruangan, memegang ujung lainnya. Nah, saat kamu menggoyangkan tanganmu ke atas dan ke bawah, kamu menciptakan gangguan pada tali yang merambat sepanjang tali tersebut. Itulah gelombang. Intinya, gelombang menstruansfer energi tanpa mentransfer materi.

Bagaimana jika talinya dihilangkan? Maka, kamu akan tampak seperti manusia menyedihkan yang berjabat tangan dengan teman khayalan. Tanpa tali, tidak ada gelombang. Gelombang membutuhkan sesuatu untuk “bergelombang”—mereka butuh medium. Gelombang laut tidak bisa ada tanpa air. Gelombang suara tidak bisa ada di luar angkasa karena tiada udara untuk merambat.

MEMBACA  Penawaran Terbaik Kotak Display Booster Magic: The Gathering — Marvel Spider-Man: Hemat Rp28.39 di TCGplayer

Tapi, bagaimana jika, daripada tali, kamu menggoyangkan muatan listrik (misalnya elektron) ke atas dan ke bawah? Muatan listrik menciptakan medan listrik, sehingga muatan yang bergerak ini akan menghasilkan medan listrik yang berosilasi, dan itu membuat sebuah gelombang listrik. Dan inilah bagian yang aneh: Ternyata, perubahan medan listrik juga menciptakan perubahan medan magnet, dan sebaliknya—perubahan medan magnet menciptakan perubahan medan listrik. Pengetahuan kita ini berasal dari persamaan Maxwell.

Artinya, kita memiliki osilasi listrik dan magnet yang bergerak bersama, dan satu menjadi medium bagi lainnya. Kombinasinya disebut radiasi elektromagnetik, alias “cahaya.” Betul, gelombang radio hanyalah cahaya yang dapat merambat sendiri melalui ruang hampa, tentu saja smabil bergerak dengan kecepatan cahaya.

Sebuah Stasiun Radio Piezoelektrik

Oke, mari buat gelombang radio! Untuk pemancar, kamu cuma butuh pemantik panggangan—yang modelnya tabung panjang. Saat pelatuk ditahan, gas dilepaskan melalui ujung tabung lalu tersulut nyala dari percikan api kecil. Ini salah satu pemantik yang sudah kubelah untuk diameternya:

Fotogra . : Rhett Allain

Tinggalkan komentar